Arema Apresiasi PSSI Gelar Kompetisi Sistem Semi Bubble to Bubble | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Arema Apresiasi PSSI Gelar Kompetisi Sistem Semi Bubble to Bubble

Arema Apresiasi PSSI Gelar Kompetisi Sistem Semi Bubble to  Bubble Arema FC terus mengasah diri menjelang gelaran kompetisi Liga1.(ist)

Klikapa.com -PSSI memodifikasi gelaran Liga 1 musim 2021. Kompetisi yang digelar di tengah pandemi Covid-19, sistemnya akan digelar dalam enam seri di enam wilayah berbeda. Semuanya digelar hanya di Pulau Jawa. Istilahnya semi bubble-to-bubble. Sistem promosi dan degradasi juga tetap diberlakukan.

Merespon sistem baru itu, Media Officer Arema FC Sudarmaji mengapresiasi PSSI yang telah menawarkan konsep kompetisi yang tepat bagi seluruh klub di tengah pandemi. 

"Kami mengapresiasi di kongres tadi (29/5), Ketua Umum PSSI menyampaikan salah satu programnya adalah kompetisi Liga 1. Sistemnya tetap ada promosi dan degradasi. Tentang gelaran pertandingannya menggunakan sistem bubbe-to-bubble. Dan akan ada enam seri yang akan dipusatkan di Pulau Jawa," katanya, MInggu (30/5/2021).

Sesuai jadwal PSSI, seri pertama berlangsung di Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Seri kedua bertempat di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta. Seri ketiga menggunakan Jawa Timur sebagai sentralisasi pertandingan. 

Sedangkan seri keempat sampai keenam akan kembali menggunakan wilayah yang sama seperti seri pertama sampai ketiga.

Total ada 24 stadion yang akan digunakan sebagai penyelenggaraan Liga 1 musim 2021 dengan sistem bubble-to-bubble. 

Seri satu menggunakan sembilan stadion, seri kedua menggunakan enam stadion dan seri ketiga menggunakan sembilan stadion. 

Di Malang, Stadion Kanjuruhan dan Stadion Gajayana didaftarkan sebagai tempat penyelenggaraan ketika memasuki seri ketiga di Jawa Timur.

Penerapan keenam seri ini mirip dengan penyelenggaraan turnamen Piala Menpora yang menggunakan empat kota sebagai markas sejumlah klub. Bedanya, markas setiap tim akan berpindah mengikuti jadwal setiap serinya. Setiap tim juga tidak bisa menggunakan stadionnya sendiri sebagai venue laga kandang. 

Gelaran sistem kompetisi baru ini akan dibahas teknisnya dan dirampungkan pada Manager's Meeting, Kamis (3/6). 

"Namun, nanti konkretnya akan dibahas oleh klub oada pertemuan tanggal 3 Juni. Setelah itu akan membahas terkait apa saja yang harus dipersiapkan klub untuk menghadapi sistem bubble-to-bubble di enam


BERITA TERKAIT