6 Usaha Ritel Besar Rontok di Masa Pandemi Covid-19 | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

6 Usaha Ritel Besar Rontok di Masa Pandemi Covid-19

  • 26-05-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1542
6 Usaha Ritel Besar Rontok di Masa Pandemi Covid-19 Supermarket Giant menutup beberapa gerai dalam satu tahun terakhir. Penutupan dilakukan karena tekanan dari pandemi covid-19.(dok.cnn)

Klikapa.com -Selama masa pandemi Covid-19 tercatat ada 6 bisnis ritel besar terpaksa mengurangi gerai dan bahkan juga rontok alias gulung tikar.

Mengutip cnnindonesia, terbaru usaha ritel besar PT Hero Supermarket Tbk mengumumkan bakal menutup seluruh gerai Giant pada akhir Juli mendatang.

Direktur Utama PT Hero Supermarket Tbk Patrik Lindvall menyebut perusahaan akan memfokuskan bisnis ke merek dagang lain yang memiliki potensi bertumbuh lebih tinggi, seperti IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket.

Sebelum memutuskan untuk menutup semua gerai Giant, Hero sudah mulai menutup geras satu per satu.

Berikut 6 ritel yang menutup gerai sebagian hingga semuanya selama pandemi corona.

1. Giant
Supermarket Giant menutup beberapa gerai dalam satu tahun terakhir. Penutupan dilakukan karena tekanan dari pandemi covid-19.

Pada awal 2021, ada tiga gerai yang ditutup perusahaan. Ketiganya adalah Giant Ekstra di Margo City Depok, Giant Mayasari Plaza, Tasikmalaya dan Giant Kalibata. Akhirnya perusahaan memutuskan untuk menutup semua gerai Giant pada Juli ini.

2. Matahari Department Store
PT Matahadari Department Store memutuskan untuk menutup 25 gerai pada 2020. Beberapa gerai yang ditutup, antara lain Lippo PLZ Mal Yogja, Lippo Mal Kuta, Keboen Raya BGR, Lippo PLZ Mal Gresik, Mayofield TC KWG, dan GTC TC Makassar.

Penutupan gerai sejalan dengan kinerja perusahaan yang memburuk di tengah pandemi virus corona. Tercatat, penjualan kotor Matahari Department Store sepanjang 2020 sebesar Rp8,59 triliun, anjlok 52,3 persen dari posisi 2019 yang sebesar Rp18,03 triliun.

Alhasil, perusahaan merugi hingga Rp823 miliar tahun lalu. Angka itu berbanding terbalik dari posisi 2019 yang masih mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,36 triliun

Tahun ini, manajemen berencana menutup enam gerai tahun ini. Enam gerai tersebut bagian dari 23 gerai yang masuk dalam pengawasan kinerja.

Sejauh ini, Matahari Department Store sedang memantau kinerja 17 gerai lainnya secara ketat. Secara total, Matahari Department Store memiliki 147


BERITA TERKAIT