ASN Kota Batu Wajib Shareloc Selama Masa Liburan Idul Fitri | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

ASN Kota Batu Wajib Shareloc Selama Masa Liburan Idul Fitri

ASN Kota Batu Wajib Shareloc Selama Masa Liburan Idul Fitri ASN Kota Batu wajib shareloc via WhatsApp selama masa liburan Hari Raya Idul Fitri.(firman)

Klikapa.com - Pemerintah Kota Batu mewajibkan seluruh ASN nya melakukan shareloc (atau berbagi lokasi) dua kali dalam setiap hari selama masa liburan Idul Fitri. Kewajiban itu dilakukan menyusul larangan mudik yang ditelah ditetapkan.

Kepala BKPSDM Kota Batu Siswanto menyebutkan berbagi lokasi lewat aplikasi WahtsApp itu wajib dilakukan pagi dan sore hari.

Ketentuan itu lanjutnya, sesuai  larangan mudik untuk ASN yang  ditetapkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 800/812/422.202/2021 dan ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Zadim Effisiensi pada 26 April 2021. Larangan itu berlaku selama 22 April 2021 hingga 24 Mei 2021.

"Larangan mudik tidak hanya berlaku bagi masyarakat. Tapi juga ASN di Pemkot Batu. Salah satu aturan adalah ASN harus membagikan lokasi terkini melalui aplikasi WhatsApp setiap pagi dan sore pada masa libur Lebaran. Laporan tersebut wajib dikirim ke atasannya masing-masing melalui grup instansi," kata Siswanto, Selasa (11/5/2021). 

Bagi yang melanggar aturan itu katanya, akan diberikan sanksi  ringan hingga berat. Untuk sanksi ringan berupa peringatan dan terberat adalah penundaan kenaikan perangkat. 

"Jadi nanti ketika ada yang melanggar kepala dinas yang menentukan seberapa berat pelanggaran. Misal ketika ASN ke rumah saudara keluar kota dengan alasan tidak masuk akal akan diberi teguran. Tapi jika sampai diketahui keluar kota dan pulang dengan status positif Covid-19, sanksi bisa sampai penundaan jabatan," terangnya.

Selain shareloc, aturan lainnya selama libur lebaran ASN tak boleh menggunakan mobil dinas. Tapi bagi ASN yang mendapat jatah piket ada pengecualian.

"Karena itu, kami meminta agar ASN di Pemkot Batu tidak merasa diberatkan dengan aturan yang ada. Melainkan dilihat sebagai kebaikan bersama agar tidak terjadi kluster mudik Covid-19," papar mantan kepala Diskominfo ini.

Begitu juga saat hari pertama masuk Senin tanggal 17 Mei, pihaknya meminta ASN tidak terlambat. Karena sanksi ringan hingga berat akan menanti. Mengingat sanksi yang diberikan sesuai dengan


BERITA TERKAIT