WNA Asal Jepang Gantung Diri di Kamar Hotel | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

WNA Asal Jepang Gantung Diri di Kamar Hotel

  • 06-04-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :987
WNA Asal Jepang Gantung Diri di Kamar Hotel Petugas saat mengevakuasi korban dari salah satu hotel di Denpasar, Bali.(ist)

Klikapa.com - Seorang pria warga negara asing (WNA) asal Jepang ditumukan tewas tergantung di kamar hotel tempa ia menginap. Wisatawan itu diduga nekat bunuh diri di  hotel di Jalan Tukad Batanghari XII No. 8 Panjer, Denpasar Bali.

Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi mengatakan, WNA  ini diketahui bernama Nobuaki Takahashi berusia 52 tahun. Peristiwa bunuh diri itu terjadi pada Senin (5/4/2021). 

Yang pertama kali menemukan korban tewas tergantung adalah Teguh Budi Santoso, temannya. Teguh mengaku kaget sekembali dari membeli mekanan dan mengetahui kerabatnya itu tewas tergantung. 

Menurut keterangan Teguh kepada petugas, sebelumnya, Teguh sempat menanyakan kondisi kesehatan temannya itu. Karena korban menyatakan kondisinya baik-baik saja, Teguh pun keluar mencari makanan. Namun saat kembali  di kamarnya, Teguh melihat Nobuaki sudah tewas tergantung.

"Berdasarkan keterangan temannya (Teguh) sejak 17 Maret 2021 Nobuaki sering mengeluh sakit kepala, dan ketika berjalan seperti orang sempoyongan," kata Sukandi, Selasa (6/4/2021).

Sementara itu, pegawai penginapan Lin Wayan Diana menuturkan bahwa Nobuaki telah menginap sejak 27 November 2019.

Diceritakan, selama berada di Bali, Nobuaki  bekerja sebagai pemandu wisatawan Jepang. Namun, sejak pandemi Covid-, korban tidak bekerja, aktivitas dalam penginapan saja.

Nobuaki diketahui tidak pernah punya masalah, namun sejak bulan Maret 2021,  ia mengeluh sakit kepala belakang dan pernah memanggil pengobatan alternatif akupuntur. 

"Tidak lama, korban selalu mengeluh dengan berkata 'Apakah saya akan mati' dan tidak pernah turun dari kamarnya," kata Sukadi.

Kasus ini kini sedang ditangani  Polresta Denpasar,  jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar untuk kepentingan visum.
 


BERITA TERKAIT