Mengaku Terdesak, Pria Ini Tega Jual Istri untuk Layanan Seks | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Mengaku Terdesak, Pria Ini Tega Jual Istri untuk Layanan Seks

  • 06-04-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :999
Mengaku Terdesak, Pria Ini Tega Jual Istri untuk Layanan Seks ilustrasi suami jual istri untuk layanan seks.(ist)

Klikapa.com - Seorang suami tega menjual  istrinya  untuk layanan seks di Kediri, Jawa Timur. Kini sang suami harus berurusan dengan penegak hukum karena kasus perdagangan orang atau traffiicking.

Menurut Kepala Polres Kediri AKBP Lukman Cahyono, tersangka berinisial AN, 42 , warga Desa Singkalanyar, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk. Yang bersangkutan juga tinggal di Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

"TKP (tempat kejadian perkara) di salah satu penginapan di Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Tersangka ini menjual  istrinya kepada  seseorang. Pelaku ini menawarkan jasa prostitusi melalui jejaring sosial Facebook," kata Lukman, Selasa (6/4/2021).

Disebutkan, modus tersangka dengan memposting unggahan yang menawarkan istri di jejaring sosial Facebook. Penawaran layanan itu untuk melakukan persetubuhan bersama-sama dengan membayar.

Saat melakukan persetebuhan, tersangka juga berada di dalam kamar. Yang bersangkutan menunggu di dalam kamar mandi, sedangkan pria lain dan istrinya di dalam kamar yang sama. 

Menurut pengakuan tersangka praktik prostitusi seperti itu sudah dilakukan hingga lima kali, dengan modus yang sama. Pasutri ini diketahui menikah sejak tahun 2004.

Petugas langsung melakukan penggerebekan di salah satu kamar hotel. Saat itu polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya yakni uang tunai Rp1 juta, telepon seluler, salinan surat nikah, alat kontrasepsi bekas. 

Pengakuan pelaku praktik prostitusi dengan menjual istri itu karena desak ekonomi. Ia meminta imbalan Rp1 juta untuk jasa layanan seks ini.

Akibat pebuatannya itu, tersangka  diancam dengan Pasal 296 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang ancaman hukumannya satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak Rp15 ribu serta Pasal 506 dengan kurungan penjara tiga bulan.


BERITA TERKAIT