Kadispangtan Pemkot Malang Dicopot dari Jabatannya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kadispangtan Pemkot Malang Dicopot dari Jabatannya

Kadispangtan Pemkot Malang Dicopot dari Jabatannya Wali Kota Malang Sutiaji copot jabatan Kadispangtan setelah terlihat kasus narkoba.(ist)

Klikapa.com -Wali Kota Malang Sutiaji copot jabatan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Kadispangtan) Kota Malang AH yang terseret narkoba. Dinas itu segera diisi oleh pejabat pelaksana tugas atau plt. 

Sedangkan status ASN yang disandang AH menutnya, menunggu putusan persidangan.

“Pemberhentian sementara agar yang bersangkutan dapat menjalani proses hukum yang dijalani. Sampai ada status hukum tetap atau inkracht,” tandas Sutiaji, Selasa (30/3/2021).

  
Menurut dia, langkah yang diambil itu sesuai prosedur dalam regulasi yang mengatur ASN. Yakni UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN dan PP 53 Tahun 2010 tentang Kedisplinan ASN. 


Mengacu ketentuan itu lanjut dia, jika nantinya vonis dan pengambangan kasus akan menentukan nasib AH. Jika vonisnya ditetapkan diatas 2 tahun, maka AH dapat langsung dikenakan sanksi kategori berat. 

Yakni seperti pemberhentian secara tidak hormat atau penurunan pangkat. Begitu juga keterlibatannya dengan narkoba menjadi pertimbangan.  

“Jadi kita tetapkan status yang bersangkutan diberhentikan dulu sementara. Sampai nanti inkracht. Hal ini juga agar kami bisa mengisi jabatan yang kosong (Kadispangtan) dengan Plt,” tegas Sutiaji saat memberi  keterangan resmi di ruang sidang Balai Kota Malang. 

Meski begitu ia belum menunjuk Plt Kadispangtan. Asisten Administrasi Umum Setda Kota Malang Sri Winarni berpeluang ditugaskan Plt di jabatan tersebut. 

"Ya pasti, secara otomatis akan ditunjuk Plt. Karena, tidak boleh ada kekosongan jabatan," tegasnya. 

Ditanya apakah ada bantuan hukum yang diberikan Pemkot Malang kepada AH, Sutiaji menegaskan hal ini tidak akan melakukannya. Pasalnya pelanggaran AH sebagai ASN dengan penetapan tersangkanya secara regulasi tidak diperbolehkan mendapat bantuan hukum dari Pemkot.  

Maka dari itulah Pemkot tegas menindak ASN yang melanggar kedisplinan apalagi menggunakan narkoba.
 
"Atas nama Pemkot Malang saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepasa seluruh masyarakat atas insiden ASN kami yang ditetapkan sebagai tersangka. narkoba. Karena seharusnya kami memberikan contoh yang baik,


BERITA TERKAIT