KPK Periksa Sekwilda Kota Batu Terkait Gratiifikasi | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

KPK Periksa Sekwilda Kota Batu Terkait Gratiifikasi

KPK Periksa Sekwilda Kota Batu Terkait Gratiifikasi Penyidik KPK saat berada di Balai Kota Among Tani Kota Batu beberapa waktu lalu.(firman)

Klikapa.com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memerika empat orang yang diduga terkait kasus gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Satu dari empat orang yang diperiksa itu adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu, Zadim Efisiensi. 

Pemeriksaan itu dilakukan Senin, (22/3/2021) di di Balai Kota Batu. Selain Sekda, yang menjalani pemeriksaan adalah Nugroho Widhyanto, PNS Dinas Perumahan Pemkot selaku PPK pekerjaan pembangunan pasar Kota Batu tahap 1 dan renovasi rumah dinas wali kota.

Sedangkan dua orang lagi yang diperiksa adalah dari pihak swasta yakni Sutrisno Abdullah, Pemegang Saham PT. Buanakarya Adimandiri, Vincentius Luhur Setia Handoyo, Direktur PT. Agric Rosan Jaya.


Plt Jubir KPK, Ali Fikri menyebutkan pemeriksaan dilakukan di Balai Kota Batu. Empat orang yang diperiksa sementara ini kapasitasnya sebagai saksi atas dugaan gratifikasi di Pemkot Batu tahun 2011-2017.


"Tim Penyidik KPK mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi dalam perkara dugaan TPK penerimaan gratifikasi di Pemkot Batu tahun 2011-2017," kata Ali Fikri melalui pesan singkat whatsapp, Senin (22/3).


Sejauh ini KPK belum mengungkap siapa yang menjadi tersangka dalam kasus ini. Menyusul penggeledahan dan pemeriksaan yang dilakukan selama ini.


Sebelumnya, Jumat (19/03) lalu, tim penyidik KPK juga memeriksa empat saksi di tempat yang sama. Mereka yang diperiksa saat itu, Nofan Eko Prasetyo, Direktur PT Gunadharma Anugerah Jaya, Pratama Gempur yang menjabat Direktur Operasional Pupuk Bawang Café and Dining. 

Selanjut itu ada juga Riali (Wiraswasta) dan Ronny Sendjojo, Staf Ahli Pengembangan pada tempat wisata Jatim Park 2 dan Jatim Park 3 (Dino Park).

Selama melakukan pemeriksaan sejak 6 Januari lalu, KPK telah memeriksa 24 saksi, baik dari swasta dan ASN Pemkot Batu. Beberapa saksi juga ada yang sampai diperiksa dua kali. (eri/udi)
 


BERITA TERKAIT