Isolasi Mandiri, 170 Penghuni Panti Asuhan Bhakti Luhur Akan Tes Swab | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Isolasi Mandiri, 170 Penghuni Panti Asuhan Bhakti Luhur Akan Tes Swab

Isolasi Mandiri, 170 Penghuni Panti Asuhan Bhakti Luhur Akan Tes Swab Wali Kota Malang Sutiaji ketika berbincang dengan pengasuh Panti Asuah Bhakti Luhur.(ipunk)

Klikapa.com -Dari 170 orang 170 penghuni Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur yang dinyatakan positif saat tes antigen, segera dilakukan tes PCR swab. Kepastian itu disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji, saat  meninjau sarana dan prasarana isolasi mandiri di Panti Asuhan ini, Rabu (3/3/2021).


"Insya Allah pekan ini akan dilakukan PCR swab. Sebetulnya sudah dilakukan mitigasi, jadi antigen yang kita lakukan. Tanpa gejala semua kita lihat, besok akan kita antigen lagi masih linear apa tidak untuk mitigasi dahulu," ujar Sutiaji. 


Dari 170 yang dinyatakan positif saat tes antigen, terdiri dari 85 orang pengasuh dan 85 anak berkebutuhan khusus. Disamping itu, saat ini ada 154 penghuni yang sedang melakukan isolasi mandir di panti asuhan. 


Sementara 16 orang lainnya telah dirujuk ke RS Lapangan Idjen Boulevard Kota Malang untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik. 

Baca Juga: 170 Penghuni Panti Asuhan Bhakti Luhur Reaktif Test Antigen, 5 Masuk RS Lapangan


Ikhwal bagaimana paparan Covid-19 itu, Sutiaji belum bisa memastikan asal muasalnya. Itu lantaran sebagian besar penghuni Bhakti Luhur sejatinya tidak pernah melakukan kegiatan di luar. 


"Mulai satu tahun tidak pernah keluar anak-anak ini sekolahnya didalam, mereka yang berkebutuhan khusus (juga) di dalam. Mungkin, ini kita tidak tahu pengasuhnya juga tidak pernah keluar. Bisa jadi mungkin orang yang belanja bisa jadi. Makanya semunya harus waspada," tegasnya.


Lebih jauh, Sutiaji memastikan, isolasi mandiri di Bhakti Luhur telah sesuai dengan SOP protokol Covid-19. Tak hanya itu, sarana dan prasarana yang tersedia juga telah sesuai. 


"Jadi saya kira sudah sesuai SOP protokol Covid-19 ketika isolasi mandiri. Ada lapangannya, ada cara memberikan asupan makan juga. Insya Allah dokter Totok yang bertanggung jawab berkaitan dengan penghuni panti asuhan," ungkapnya. (ian/aim)
 


BERITA TERKAIT