Atasi Limbah Domestik, KLH Bangun Ipal Rp 394 Juta di Batu | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Atasi Limbah Domestik, KLH Bangun Ipal Rp 394 Juta di Batu

  • 03-03-2021 penulis : kerisdianto
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1731
Atasi Limbah Domestik, KLH Bangun Ipal Rp 394 Juta di Batu Wujud Instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) domestik di Kota Batu yang dibangun KLH.(firman)

Klikapa.com -Instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) domestik yang dibangun Kementrian Lingkungah Hidup (KLH) di Dusun Macari Desa Pesanggrahan, diresmikan Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK,  Karliansyah, Rabu (3/3/2021).  

IPAL domestik yang dibangun oleh KLHK pada tahun 2020 itu menghabiskan dana sekitar Rp 394 juta. 

"Ipal domestik yang dibangun KLHK ini bertujuan untuk mengolah air limbah domestik agar tidak mencemari lingkungan," kata Karliansyah.

Dengan IPAL domestik ini katanya,  diharap masyarakat mendapatkan lingkungan yang bersih.

Berbeda dengan tempat lain, IPAL yang dibangun tahun 2020 ini ditanam di jalan kampung seluas 28 meter persegi sebagai solusi pengolahan limbah domestik di lingkungan padat penduduk. 

Disebutkan, sebenarnya ada empat lokasi pembangunan IPAL domestik di Kota Batu. Namun karena ada refocusing akibat pandemi,  hanya terealisasi satu pengolahan IPAL domestik. 

"Karena itu untuk tahun ini kami pastikan ada tiga pembangunan IPAL domestik di Kota Batu. Apalagi di Kota Batu sebagai Sumber Sungai Brantas yang mengaliri 18 kota/kabupaten perlu dijaga kelestarian lingkungannya," imbuh Karli.

Ia menambahkan IPAL komunal ini juga mampu meingkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) 2020 secara nasional meningkat 3,72 poin dari target. Untuk tahun ini untuk IKLH di 2020 meningkat sebesar 68,71, namun pada kenyataannya IKLH di 2020 secara nasional meningkat hingga 70,27.

"Untuk tahun 2020 IKLH secara nasional melebihi target. Artinya, tahap hidup masyarakat untuk mendapatkan lingkungan hidup yang bersih itu bisa kita penuhi. Meskipun dari segi angka masih berada pada 70,27,” beber Karliansyah.

Sementara Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menyampaikan dengan program ini diharap mampu mengurangi pencemaran limbah domestik agar tidak terbuang ke sungai. 

"Dengan adanya IPAL domestik yang menampung limbah domestik dari 55 KK ini kami harapkan tidak ada lagi limbah domestik yang dibuang ke sungai dan berdampak mencemari lingkungan. Selain itu dengan adanya IPAL domestik, sungai di


BERITA TERKAIT