Wali Kota Malang Bakal Menaikkan NJOP Tanah | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Wali Kota Malang Bakal Menaikkan NJOP Tanah

  • 20-11-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :828
Wali Kota Malang Bakal Menaikkan NJOP Tanah Jalan Kiageng Gribig Kota Malang yang dicontohkan NJOP tanah dan harga pasar yang jauh berbeda.(ist)

Klikapa.com -Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal menaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah di wilayahnya. Kenaikan NJOP itu akan menjadi dasar pengenaan pajak BPHTB dan juga PBB pada tahun 2021 mendatang.

Kenaikan ini didasari atas evaluasi kurang lebih lima tahun NJOP tanah belum ada evaluasi dan terbilang sangat murah. 

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan akan menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) khusus berkaitan dengan NJOP tanah. 

“Nanti akan di-Perwalkan. Mestinya NJOP nilainya tidak jauh dari harga pasar. Kenyataannya sekarang masih jauh perbandingannya dengan harga pasar,” tegas Sutiaji di Balai Kota Malang, Jumat (20/11/2020).

Sutiaji pun mencontohkan harga tanah di kawasan Kecamatan Kedungkandang, di Jalan Ki Ageng Gribig. Pantauannya NJOP tanah di kawasan tersebut masih ada yang berada di angka Rp 200 ribu per meter persegi. 

Padahal, harga tanah di kawasan tersebut, menurut data perangkat wilayah Kedungkandang kini sudah mencapai Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta. Utamanya tanah-tanah yang berada dekat exit Tol Pandaan-Malang di Madyopuro.

“Itu di kawasan Ciputra (Perumahan Ciputra Buring,red) bahkan per meternya sudah Rp 6 jutaan. Sedangkan NJOP disana baru Rp 200 ribu saja. Ini yang akan kita evaluasi lagi, NJOP harus mendekati harga pasar,” tegas Sutiaji.

Ia pun mengaku segera melakukan evaluasi dan pemetaan kawasan yang terkini untuk menentukan NJOP di beberapa kawasan yang dianggap masih jauh dari harga pasar. Untuk menguatkannya nantinya akan disusun Perwal NJOP tersebut di 2021 mendatang.

Dengan adanya penyesuaian NJOP ini, maka diharapkan PAD di sektor pajak khususnya Bumi Bangunan bisa meningkat. (ica/aim)
 


BERITA TERKAIT