5 SPBU di Kota Malang Layani Pertalite seharga Premium | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

5 SPBU di Kota Malang Layani Pertalite seharga Premium

  • 08-11-2020 penulis : muhaimin
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1752
5 SPBU di Kota Malang Layani Pertalite seharga Premium Program Langit Biru Pertamina berikan diskon BBM harga Pertalite sama dengan Premium.(ipunk)

Klikapa.com -Warga Kota Malang boleh sedikit lega. Pasalnya, Pertamina sedang memberikan potongan harga untuk BBM jenis Pertalite sebesar Rp 1.200 per liter. 


Artinya, pembeli BBM jenis pertalite harganya sama dengan BBM jenis premium atau bensin. Harga Pertalite yang kini Rp 7.650, bisa dibeli masyarakat dengan harga Rp 6.450 per liter. 


Kebijakan Pertamina memberikan potongan harga ini merupakan terkait dengan program Program Langit Biru (PLB). Program ini berlaku selama dua bulan hingga akhir Desember mendatang. 


Selain di Kota Malang, program PLB ini juga diberlakukan di beberapa wilayah antara lain Kabupaten Pasuruan, Gresik, Probolinggo dan Banyuwangi.


"Pertamina terus mendorong penggunaan produk BBM berkualitas, Pertalite dengan RON 90, Pertamax RON 92 dan Pertamax Turbo RON 98," kata Section Head Communication & Relation Pertamina Marketing Region Jatimbalinus Ahad Rahedi, Minggu (8/11/2020).


Di Kota Malang, disebutkan ada 5 SPBU yang memberlakukan program PLB. Yakni di SPBU Panji Suroso Araya 54.651.04; SPBU Panji Suroso 54.651.63;  SPBU 54.651.77 Mayjen Sungkono, SPBU 54.651.33 Lowokdoro dan SPBU 5465176 Kolonel Sugiono. 


Ahad menjelaskan, program PLB ini berlaku bagi kalangan tertentu, yakni untuk pengguna roda dua, roda tiga dan juga angkutan umum. 


"Pertamina juga menyasar angkot dan taksi plat kuning yang merupakan transportasi publik. Diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan beralih ke bahan bakar berkualitas," ujar Ahad


Pantauan di SPBU Panji Suroso, salah satu SPBU yang memberlakukan PLB, pembelian Pertalite harga khusus diminati sebagian besar pengendara, utamanya yang bertransaksi dengan aplikasi atau non-tunai.


"Pengguna non-tunai semakin meningkat. Kalau tunai masih belum terlihat ada kenaikan, karena baru kemarin. Kemungkinan setelah ini di SPBU ini premium juga tidak ada lagi, tapi tergantung owner juga," ujar Andre Prio Putra, Manajer SPBU Panji Suroso Araya. 


Andre sapaannya turut mendukung


BERITA TERKAIT