Sakit hati, Anak Majikan Dicabuli | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Sakit hati, Anak Majikan Dicabuli

  • 06-11-2020 penulis : noval
  • dibaca :558
Sakit hati, Anak Majikan Dicabuli Tersangka sasul saat digelandang petugas.(ipunk)

Klikapa.com –Mengaku sakit hati, anak majikannya menjadi sasaran pelampiasan nafsu. Itulah yang dilakukan Sasul, 19, pemuda asal Cianjur, Jawa Barat. Kini dia harus meringkuk dalam terali besi Polresta Malang Kota.

Polisi menangkap dan menahannya karena kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Korbannya, sebut saja namanya Bunga, 14, warga Jalan Prof. Yamin, Kota Malang. Bunga adalah anak pemilik toko konveksi. Sementara tersangka adalah pegawai di toko milik ayah korban.

Kasatrekrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu menjelaskan, pencabulan terjadi pada Minggu (1/11) lalu. Peristiwanya terjadi di dalam kamar korban. 

Ceritanya saat itu, tersangka menumpang isi daya HP di kamar korban.

“Ketika masuk kamar untuk cash HP, terangka melihat korban sedang tidur,” kata Azi Pratas Guspitu. 

Melihat kemolekan tubuh korban, tersangka langsung timbul niatan cabul. Dia membekap mulut korban dengan tangan kiri.

Sedangkan tangan kanannya berkreasi dengan menggerayangi tubuh korban. Puas melakukan pencabulan, tersangka mengancam korban untuk tidak bercerita kepada siapapun. Tersangka saat itu langsung kabur.

Namun korban segera mengakukan kepada ayahnya. Selanjutnya ayahnya memburu tersangka ke Terminal Arjosari. Saat itu tersangka sudah bersiap kabur ke luar kota.


Setelah tertangkap, Sasul digiring ke Polresta Malang Kota. Orangtua kroban langsung membuat laporan polisi. Atas laporan itu polisi langsung menahan dan menetapkannya sebagai tersangka.

Sasul dijerat pasal 82 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya 15 tahun kurungan penjara.

Pengakuan Sasul kepada polisi, dia nekat berbuat cabul lantaran sakit hati dengan orangtua korban. Tersangka sering dimarahi tanpa sebab.(fal/agp)
 


BERITA TERKAIT