Melegakan. Separo Kota di Jatim Zona Kuning Covid-19 | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Melegakan. Separo Kota di Jatim Zona Kuning Covid-19

  • 20-10-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1920
Melegakan. Separo Kota di Jatim Zona Kuning Covid-19 ilustrasi.(ist)

Klikapa.com -Perkembangan menggebirakan di Jawa Timur untuk terkait penyebaran virus Covid-19. Sebanyak 19 Kabupaten dan Kota atau separo dari total wilayah Jawa Timur dinyatakan berstatus zona kuning. 

Kondisi itu mengartikan jikan di Jatim saat ini memiliki risiko rendah dalam penyebaran COVID-19. Status ini ditetapkan Satuan Gugus Tugas COVID-19 Nasional pada Selasa (20/10/2020) sore. 

Hal ini disasarkan hitungan epidemiologis dengan 15 indikator, yang meliputi kenaikan kasus, jumlah tes, tingkat kesembuhan, jumlah kematian maupun kapasitas rumah sakit.

"Artinya, saat ini 50 persen lagi wilayah Jatim yang berstatus zona oranye per hari ini. Sebelumnya, dua pekan lalu Jatim berhasil keluar dari status zona merah penyebaran COVID-19. Alhamdulillah, ini kabar yang sangat menggembirakan dan patut disyukuri," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Selasa (20/10/2020).

Khofifah mengatakan keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan kerja sama yang baik antara seluruh masyarakat Jatim dengan seluruh elemen.

Khofifah juga sampaikan terima kasih pada Forkopimda Jatim, para tenaga kesehatan, Pemerintah Kota atau Kabupaten dan Forkopimda di seluruh jajaran, TNI dan Polri hingga awak media kampus dan semua elemen yang telah berjuang keras memutus mata rantai COVID-19.

Selain itu, Khofifah juga menyebut tingkat positivity rate di Jatim juga kian meningkat. Hal ini memperlihatkan hasil yang bagus ke depannya.

"Tidak hanya zona kuning, tingkat positivity rate di Jatim juga menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Minggu ini, Positivity Rate di Jawa Timur tercatat 7 persen di mana standar WHO adalah 5 persen. Artinya jumlah testing yang dilakukan semakin naik dan hanya 7 persen dari yang dites merupakan kasus positif. Harapan kita ke depan terus membaik lagi," imbuhnya.

Penurunan kasus ini tak lepas dari sejak dimulainya operasi yustisi tanggal 14 September 2020. Khofifah menyebut tercatat ada 2.040.742 teguran yang dilakukan para masyarakat pelanggar protokol kesehatan. Rinciannya, teguran lisan


BERITA TERKAIT