Apindo Sebut UU Ciptaker Paling Berpihak kepada Pekerja | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Apindo Sebut UU Ciptaker Paling Berpihak kepada Pekerja

  • 09-10-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :963
Apindo Sebut UU Ciptaker Paling Berpihak kepada Pekerja ilustrasi pekerja pabrik rokok (PR) Sampoerna.(ipunk)

Klikapa.com -Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengklaim Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) paling berpihak pada kalangan pekerja/buruh.

Ketua Komite Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial untuk Upah Apindo Aloysius Budi Santoso mengungkapkan UU Ciptaker dibuat untuk memudahkan iklim berusaha dan menciptakan lapangan pekerjaan, tak pelak tujuan akhir dari UU ialah untuk mengakomodasi kebutuhan pekerja.

"Pada akhirnya yang paling dibela dalam UU Ciptaker adalah para pencari kerja, itu yang selalu disampaikan dan kami pengusaha percaya itu betul," katanya dalam diskusi daring bertajuk 'UU Ciptaker Implikasinya Bagi Pekerja dan Dunia Usaha' pada Jumat (9/10/2020).

Ia menuturkan apabila bisnis semakin berkembang, pengusaha dapat memiliki karyawan semakin banyak.

Ia menyebut dari begitu banyak kluster yang ada di dalam UU, kluster ketenagakerjaan menjadi yang paling banyak mencuri perhatian. Namun perhatian yang diberikan disebabkan oleh kesalahpahaman publik.

Aloysius menilai kesalahpahaman disebabkan oleh tak utuhnya UU yang tertuang dalam draf yang beredar di masyarakat. Kata dia, banyak pasal-pasal turunan yang mengatur hak buruh namun tak tertuang dalam UU, sehingga banyak yang menduga hak-hak buruh dihilangkan.

Hak-hak tersebut, lanjut dia, akan diatur dalam aturan turunan, salah satunya peraturan pemerintah (PP) yang akan diterbitkan dalam beberapa bulan ke depan. Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah untuk dapat mewujudkan PP dalam 1-2 bulan ke depan.

"Kalau PP enggak jadi maka UU ini tidak bisa berjalan karena banyak regulasinya diturunkan ke bawah (PP)," imbuh dia.

Dia mengambil contoh soal cuti haid dan melahirkan yang tidak dicantumkan dalam UU Ciptaker. Namun, hak perempuan akan kebutuhannya itu masih dijamin lewat UU turunan yaitu UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003.

"Dikatakan bahwa (UU) eksisting tetap berjalan berdampingan dengan UU Ciptaker, yang perlu dipahami nanti di dalam Omnibus Law Ciptaker hal paling penting saja yang dicantumkan. Hal detailnya diturunkan ke aturan di bawahnya,


BERITA TERKAIT