Kejaksaan Kota Batu Temukan Indikasi Korupsi di Pengadaan Lahan SMAN 3 | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kejaksaan Kota Batu Temukan Indikasi Korupsi di Pengadaan Lahan SMAN 3

Kejaksaan Kota Batu Temukan Indikasi Korupsi di Pengadaan Lahan SMAN 3 Kepala Kejari Kota Batu,  Supriyanto

Klikapa.com -Kejari Kota Batu memastikan kasus dugaan tindak pidana korupsi mark up pengadaan lahan SMAN 3 Kota Batu, naik statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Pengadaan tanah itu senilai Rp 8,8 miliar.

"Berdasar hasil gelar perkara oleh tim,  kasus ini  naik dari statusnya penyelidikan ke tahap penyidikan,"  kata Kepala Kejari Kota Batu,  Supriyanto, Kamis (1/10/2020. 

Mantan Kajari Gorontalo ini menerangkan hasil lidik menemukan hasil pidana. Dalam hal ini adalah pidana korupsinya. 

"Kalau untuk berapa kerugian negaranya masih nanti. Menunggu hasil perkembangan lebih lanjut. Nanti kami akan kasih kabar," imbuhnya. 

Proses penyelidikan Pidsus Kejari Kota Batu telah memeriksa dan memintai keterangan kepada 40 orang. Baik dari lingkungan pejabat lingkup Pemkot Batu, Pemerintah Desa Sumbergondo dan beberapa pihak yang terkait dalam proses pengadaan lahan SMAN 3 Kota Batu yang berada di Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji. 

Kejari Kota Batu pun telah menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprindik) Nomor : Print– 02.a/M.5.44.Fd1/06/2020/ tanggal 22 Juni 2020. 

Namun begitu, Supriyanto tidak merincikan siapa dan berapa oran yang bisa menjadi tersangka dalam kasus ini.

Pengadaan lahan SMAN 3 Batu, ditopang oleh anggaran APBD Kota Batu tahun 2014 sekitar Rp 8,8 miliar. Luas lahan yang dibeli untuk membangun gedung sekolah seluas 8.152 meter persegi. (eri/jon)
 


BERITA TERKAIT