Banyak dokter Meninggal karena Covid-19, IDI Buat Pedoman Perlindungannya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Banyak dokter Meninggal karena Covid-19, IDI Buat Pedoman Perlindungannya

  • 23-09-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1656
Banyak dokter Meninggal karena Covid-19, IDI Buat Pedoman Perlindungannya Ketua Umum PB IDI Daeng Mohammad Faqih.(ist)

Klikapa.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memberikan pedoman penting untuk perlindukangan para dokter. Ini terkait dengan masa pandemi virus Corona atau Covid-19 yang dicatatnya telah merengut jiwa 118 dokter per 22 September 2020.

Ketua Umum PB IDI Daeng Faqih menyatakan telah membuat pedoman standar perlindungan dokter di rumah sakit maupun praktik mandiri untuk menekan penyebaran Covid-19 di lingkungan tenaga medis.

"Upaya untuk melindungi keselamatan tenaga medis merupakan tugas profesional profesi kepada para anggota sehingga risiko mitigasi harus kita lakukan, salah satunya kita buat pedoman standar perlindungan dokter," katanya dalam webinar 'Sosialiasi Mitigasi Perlindungan Dokter Indonesia saat Pandemi Covid-19', Rabu (23/9/2020).

Pedoman tersebut disusun Tim Mitigasi PB IDI. Dan, rencananya buku pedoman tersebut akan disebarluaskan kepada tenaga medis dalam waktu dekat setelah mengantongi penomoran buku yang terstandar internasional (ISBN).

"Di dalamnya mengatur penggunaan APD bagi dokter umum dan dokter khusus yang menangani covid-19, aturan jam kerja, juga tata letak ruangan supaya meminimalisir penularan," kata Daeng.

Sebelumnya, IDI mencatat tambahan satu dokter meninggal berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur. Total, dokter meninggal dunia positif covid-19 per 22 September berjumlah 118 dokter.

Berdasarkan catatan IDI, ada lima kota dengan jumlah kematian dokter terbanyak yakni Medan 13 dokter, Surabaya 11 dokter, Jakarta Selatan 8 dokter, Makassar 5 dokter, Bekasi 4 dokter, dan Malang Raya 4 dokter.

Namun jika dilihat dalam cakupan provinsi, rincian dokter meninggal terbanyak ada wilayah Jawa Timur yaitu sebanyak 31 dokter meninggal. Kemudian Sumatera Utara 21 dokter, DKI Jakarta 16 dokter, Jawa Barat 11 dokter, Jawa Tengah 8 dokter, Sulawesi Selatan 6 dokter, Bali 4 dokter, dan Kalimantan Selatan 4 dokter.

Lalu Sumatera Selatan 4 dokter, Kalimantan Timur 3 dokter, Kepulauan Riau 2 dokter, Yogyakarta 2 dokter, dan Aceh 2 dokter. Papua Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Riau masing-masing


BERITA TERKAIT