Kasus Ujaran Kebenciian 3 ASN Kota Batu Ditangani Inspektorat | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kasus Ujaran Kebenciian 3 ASN Kota Batu Ditangani Inspektorat

Kasus Ujaran Kebenciian 3 ASN Kota Batu Ditangani Inspektorat Tersangka Agus Gunawan staf DPUPR Kota Batu (kiri) bersama Hutomi Mandala Putra istri Yunita Puji Lestari saat memberikan keterangan di Polres Batu beberapa waktu lalu.

Klikapa.com -Kasus ujaran kebencian melalui media sosial oleh tiga oknum ASN Pemkot Batu bakal diproses Inspektorat Kota Batu pekan depan. Itu dilakukan menyusul laporan korban ke inspektorat setempat.

Inspektorat Kota Batu Eddy Murtono mengatakan pihaknya bakal menindaklanjuti kasus ujaran kebencian oleh oknum ASN itu. Saat ini ia tengah berkoordinasi dengan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP). 

"Surat laporan dari kobran baru masuk minggu ini. Sekarang kami sedang bahas dan mendalaminya. Insya Allah minggu depan mulai proses," katanya, Selasa (15/9/2020).

Mantan kepala BKD ini mengaku kini sedang mengkaji permasalahan itu dengan hati-hati. Pasalnya ia dengan APIP tengah mempersiapkan aturan-aturan dan landasan pemeriksaan.

"Jadi harus berhati-hati dalam prosesnya sehingga ketika akan memberikan sanksi tidak salah," bebernya.

Sanksi yang bisa diberikan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 53 Tahun 2020 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Sedangkan untuk beban sanksi yang diberikan sesuai dengan apa yang diperbuat.

Perlu diketahui, kasus ujaran kebencian dilakukan tiga oknum ASN di Pemerintah Kota Batu, Agus Gunawan dan Andi Abdurahman, keduannya staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu.

Satu lagi ASN yang juga dilaporkan dengan kasus yang sama adalah Miftakul Aziz, Kasi di Bappelitbangda Kota Batu. Tapi kasus ujaran kebencian ini berakhir damai dan diselesaikan melalui Inspektorat. 

Untuk korban ujaran kebencian adalah Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan DPUPR Kota Batu Hutomo Mandala Putra. 

Meski para tersangka ini sempat diamankan selama sehari di Polres Batu, pelapor tidak meneruskan kasus tersebut. Apalagi tersangka juga mengakui kesalahannya dan beritikad untuk berdamai. 

Sementara itu, Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan DPUPR Kota Batu Hutomi Mandala Putra selaku korban menyampaikan jika dirinya menyerahkan permasalahan tersebut pada Inspektorat. 

"Kami serahkan permasalahan ini ke Inspektorat agar permasalahan ini tak lagi terjadi. Saya juga sudah memaafkan korban," pungkasnya. (eri/jon)
 


BERITA TERKAIT