Wali Kota Malang Pastikan Bed Pasien Covid-19 Tersedia kecuali Veltilator | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Wali Kota Malang Pastikan Bed Pasien Covid-19 Tersedia kecuali Veltilator

Wali Kota Malang Pastikan Bed Pasien Covid-19 Tersedia kecuali Veltilator Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19 masih mampu menampung pasien Covid-19 kecuali ventilator sering penuh.rman)

Klikapa.com – Wali Kota Malang Sutiaji memastikan rumah sakit rujukan pasien corona atau Covid-19 masih bisa menampung pasien Covid-19.

Sampai akhir pekan kemarin, disebutkan RS rujukan Covid-19 masih terisi 84 persen. Hanya saja pasien yang butuh penanganan ventilator yang seringkali tidak mendapatkan ruang, karena keterbatasan alat.

Dari total 251 tempat tidur bagi pasien Covid-19 di Kota Malang, 212 bed yang terisi.  Data ini berasal dari 7 RS rujukan penanganan Covid-19 di Kota Malang. 

Sutiaji menegaskan, situasi ini masih terkendali. Pemkot Malang telah mengantisipasi dengan penambahan ruang/bed di RSUD maupun Rumah Karantina (Safe House). 

“Itu data per 13 September. Masih bisa dikendalikan meskipun julah pasien bertambah terus. Yang sembuh juga bertambah,” katanya, Senin (14/9/2020).

Sedangkan dari data Satgas Covid-19 Kota Malang, per 14 September, jumlah konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.639 orang, bertambah 36 orang dari hari sebelumnya. 

Dari jumlah itu, pasien sembuh sebanyak 1.090 orang. Yang masih dalam perawatan 399 orang, sisanya 150 orang meninggal dunia.

Sutiaji merincikan, hingga hari Minggu (13/9), ketersediaan tempat tidur di RSSA ada delapan bed, atau dari kapasitas 79 telah terisi 71. 

RST Soepraoen masih tersisa 12 bed dari total 35 bed, RS Lavalette tersisa tujuh bed atau terisi 62 bed dari kapasitas 69 bed.

Kemudian untuk RS Panti Waluyo Sawahan dari 12 bed telah terisi 10 bed dan tersisa dua bed. Untuk RSI UNISMA tercatat 17 bed yang disediakan telah terisi sepenuhnya. 

Lalu RSI Aisyah masih ada sembilan bed yang tersisa, dari total ketersediaan 21 bed, dan RS Hermina dari total ketersediaan 18 bed telah terisi 17 bed.

“Ini belum termasuk di RSUD dari kapasitas 50 bed masih terisi 16 bed. Lalu di Safe House, total 72 bed masih terisi 51 bed,” terangnya. 

Disebutkan, kamar pasien Covid-19 yang kerap penuh adalah yang memiliki ventilator. Untuk pasien


BERITA TERKAIT