Seperti Jakarta, Manila dan Melbourne Juga Dilockdown karena Covid-19 Meningkat Tajam | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Seperti Jakarta, Manila dan Melbourne Juga Dilockdown karena Covid-19 Meningkat Tajam

  • 11-09-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :966
Seperti Jakarta, Manila dan Melbourne Juga Dilockdown karena Covid-19 Meningkat Tajam Kasus Covid-19 meningkat tajam, Meulbourne kembali dilockdown oleh pemerintah Australia.(ist)

Klikapa.com -Bukan saja DKI Jakarta yang kembali melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pemerintah Filipina, Australia  dan Selandia Baru juga menguncu ibu kotanya, Manila, Melbourne dan Auckland.

Kebijakan itu diambil setelah pasien positif  corona atau Covid-19 terjadi peningkatan tajam.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menyebutkan PSBB dilakukan sebagai langkah rem  darurat terkait penanggulangan pandemi virus Covid-19 selama dua pekan mulai 14 September.

"Maka dengan melihat kedaruratan ini tak ada pilihan lain bagi Jakarta kecuali menarik rem darurat," kata Anies dalam siaran pers di YouTube, Rabu (8/9/2020).

Keputusan itu diambil setelah Jakarta mencatat 11.030 kasus aktif atau pasien positif Covid-19 yang dirawat dan isolasi sampai Selasa (8/9). Persentase kasus positif Covid-19 dalam sepekan terakhir sebesar 13,2 persen.

Kasus positif Covid-19 di Ibu Kota mayoritas berasal dari klaster perkantoran. Hal ini tak terlepas dengan kebijakan pelonggaran aktivitas masyarakat yang diambil Anies dalam PSBB transisi fase satu.

Sementara itu, Filipina pada 4 Agustus lalu, Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, kembali menerapkan lockdown di sebagian ibu kota Manila.

Ia menyadari bahwa fasilitas dan petugas kesehatan Manila terancam tumbang menyusul lonjakan kasus baru secara terus-menerus.

Kebijakan lockdown diterapkan setelah Duterte menyetujui rekomendasi satuan tugas penanganan corona yang menganjurkan lockdown Manila dan wilayah sekitarnya hingga 18 Agustus.

Filipina menjadi negara di Asia Tenggara dengan kasus corona tertinggi yakni mencapai 48.947, sekitar 4.066 meninggal, dan 186.058 telah sembuh.

Sedangkan Australia,  pada 7 Juli, pemerintah negara bagian Victoria, Australia kembali memberlakukan lockdown selama enam pekan untuk mengendalikan kasus virus corona yang melonjak di kota Melbourne.

Perdana Menteri Negara Bagian Victoria, Daniel Andrews mengumumkan perbatasan antara Victoria dan New South Wales (NSW), dua negara bagian terpadat di Australia akan ditutup untuk pertama kalinya sejak terjadi pandemi.

Selama lockdown, pemerintah menutup sebagian besar bisnis ritel dan manufaktur di Melbourne. Personel militer


BERITA TERKAIT