Rombongan Ibu-ibu Arisan Ditabrak KA di Sumberpucung. Satu Tewas Empat Terluka | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Rombongan Ibu-ibu Arisan Ditabrak KA di Sumberpucung. Satu Tewas Empat Terluka

  • 10-09-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :963
Rombongan Ibu-ibu Arisan Ditabrak KA di Sumberpucung. Satu Tewas Empat Terluka Kereta Penataran Surabaya - Blitar menabrak dan menyeret mobil Daihatsu Xenia di di Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Sumberpucung, Kabupaten Malang.(ist)

Klikapa.com -Rombongan wali murid yang menggunakan Mobil Daihatsu Xenia ditabrak Kereta Api di pelintasan tanpa palang pintu di Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Sumberpucung, Kamis (10/9/2020). Satu orang meninggal dan empat lainnya luka berat dan ringan.

Korban meninggal diketahui bernama Santi Rosianda, 39, warga Ngadilangkung, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Mengetahui kejadian itu warga segera berlarian memberikan pertolongan. Korban meninggal dan luka segera dilarikan ke rumah sakit. Kepolisian pun segera datang ke lokasi dan melakukan olah TKP.

Sejumlah saksi di TKP menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00. Mobil warna hitam N 1784 EU itu sebelumnya berjalan dari arah selatan ke utara dan berusaha menyeberangi pelintasan KA. Pada saat bersamaan, KA Penataran melitas dari arah Timur ke Barat.

''Ketika akan melitas rel, sopir mobil itu sudah diteriaki tukang rumput. Maksudnya ada kerena dari timur. Tapi sepertinya sopirnya tidak mendengar dan tetap saja melintas rel,'' kata Misdi.

Benar saja, belum sampai mobil yang naiki lima orang dan satu anak itu melewati rel, KA Penataran arah ke Blitar menabraknya. Mobil bahkan sempat terseret KA sekitar 200 meter. KA pun berhenti karena mobil menempel di depan lokomotif.

Sementara itu Kanit Laka Polres Malang, Ipda Agus Yulianto, mobil Xenia warna hitam itu mengangkut rombongan arisan hendak menuju ke utara. Namun sebegitu jauh belum diketahui persisnya, karena masih dalam penyelidikan.

Mobil yang ada di depan Loko pun segera dievakuasi warga dan petugas untuk disingkirkan dari depan loko. Setelahnya, kereta api melanjutkan perjalanannya dan mobil juga segera dievakuasi dari TKP.
 


BERITA TERKAIT