Sering Kalah Main Game Online, Remaja Jabung Ini Bunuh Rekan Kerjanya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Sering Kalah Main Game Online, Remaja Jabung Ini Bunuh Rekan Kerjanya

  • 09-09-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1077
Sering Kalah Main Game Online, Remaja Jabung Ini Bunuh Rekan Kerjanya Tersangka MI (tengah) remaja asal jabung Kabupaten Malang yang tega membunuh teman kerjanya gegara sering kalah bermain game online.(ist)

Klikapa.com -Sering kalah saat bermain game online membuat remaja berinisial MI, 18, asal Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang gelap mata. Ia Tega menghabisi nyawa teman kerjanya berinisal RD, 22, dengan memukulkan palu besi.

Pelaku dan korban sama-sama bekerja di bengkel AC Family Jalan Laksda Adi Sucipto, Kota Malang. Keduanya juga rekan satu kamar. Pelaku mengaku sering diejek korban saat kalah bermain game online.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, mengungkapkan motif pembunuhan itu, Rabu (9/9/2020).

"Motifnya pelaku sakit hati dan dendam karena sering diejek korban," terang Kapolresta Malang Kota, Leo sapaan akkrabnya.

Menurutnya, mengutip pengakuan pelaku, saat bermain game online, keduanya memang sering kali saling mengumpat dan mengolok-olok.

"Mungkin karena itu pelaku tak terima dan muncul rasa sakit hati dan memendam kemarahan. Pelaku memukul korban dengan palu yang ada di bengkel, pada Kamis, 3 September 2020 sekitar pukul 07.00 Wib," jelas mantan Wakapolrestabes Surabaya ini.

Korban dipukul dua kali di bagian kepala dan bahu kanan dan terakhir pukulan ke dada untuk memastikan apakah korban masih bernyawa atau tidak.

"Sekitar 36 jam setelah mendapat laporan, kami amankan pelaku saat hendak melarikan diri. Dia menaiki mikrolet lalu bersembunyi ke areal persawahaan," papar Alumni Akpol Tahun 1997 ini.

Dalam kasus ini Penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota menyita barang bukti palu besi sebagai alat pelaku membunuh korban, pakaian dan handphone korban. Pelaku dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
 


BERITA TERKAIT