Syukurlah, Kementrian ESDM Turunkan Tarif Listrik Nonsubsidi | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Syukurlah, Kementrian ESDM Turunkan Tarif Listrik Nonsubsidi

  • 01-09-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1401
Syukurlah, Kementrian ESDM Turunkan Tarif Listrik Nonsubsidi ilustrasi.(ist)

Klikapa.com -Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuat kebijakan melegakan di tengah pandemi Covid-19. Yakni menurunkan tarif listrik golongan pelanggan nonsubsidi. 

Kebijakan Itu dilakukan dengan menetapkan penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (Tariff Adjustment) periode Oktober-Desember 2020 untuk 7 (tujuh) golongan pelanggan nonsubsidi.

Penurunan tersebut tertuang dalam Surat Menteri ESDM kepada Direktur Utama PT PLN (Persero) tanggal 31 Agustus 2020.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi terkini serta untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional dan menjaga daya saing pelanggan bisnis dan industri.

"Penurunan tarif tenaga listrik untuk pelanggan nonsubsidi tegangan rendah ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas ekonomi nasional di masa pandemi ini," kata Agung dalam keterangan resminya, Selasa (1/9/2020).

Menurutnya, untuk pelanggan tegangan rendah tarif yang ditetapkan adalah sebesar Rp1.444,70 per kWh atau turun sebesar Rp22,5 per kWh dari periode sebelumnya.

"Sedangkan untuk pelanggan tegangan menengah dan tegangan tinggi tarifnya tetap, sama dengan perhitungan besaran tarif tenaga listrik periode Juli-September 2020. Sedangkan khusus untuk pelanggan rumah tangga 900 VA-RTM, tarifnya tidak naik atau tetap sebesar Rp 1.352/kWh," jelasnya.

Penyesuaian tarif lanjut Agung juga sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2020.

Beleid tersebut menyebutkan jika terjadi perubahan terhadap realisasi indikator makro ekonomi (kurs, Indonesian Crude Price/ICP, inflasi, dan Harga Patokan Batu bara/HPB), yang dihitung secara tiga bulanan (untuk periode Triwulan IV menggunakan realisasi Mei sampai Juli 2020), maka akan dilakukan penyesuaian terhadap tarif tenaga listrik.

Pada bulan Mei sampai dengan Juli 2020 sendiri terdapat perubahan parameter ekonomi makro rata-rata per tiga bulan dengan realisasi kurs sebesar


BERITA TERKAIT