Jerinx 'Supermen Is Dead' Tersangka dan Ditahan Polisi karena Kasus IDI Kaung WHO | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Jerinx 'Supermen Is Dead' Tersangka dan Ditahan Polisi karena Kasus IDI Kaung WHO

  • 12-08-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2811
Jerinx 'Supermen Is Dead' Tersangka dan Ditahan Polisi karena Kasus IDI Kaung WHO Musikus I Gede Ari Astina alias Jerinx.(ist)

Klikapa.com -Polda Bali resmi menahan musikus I Gede Ari Astina alias Jerinx menyusul ditetapkannya menjadi tersangka dalam kasus pencemaran nama baik dan ujaran kebencian 'IDI kacung WHO'. Drummer band Supermen Is Dead itu menjerat dengan Pasal 28 ayat 2 UU ITE. 

Sebelumnya,  Jerinx memposting di akun instagramnya @jrxsid, 'IDI kacung WHO'.  Polisi menetapkan sebagai tersangka setelah melakukan gelar perkara dan menemukan terpenuhinya unsur pidana.

"Sudah jadi tersangka dan sudah diperiksa," kata Dirkrimsus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho kepada wartawan, Rabu (12/8/2020).

Setelah menetapkan Jerinx sebagai tersangka, polisi langsung melakukan penahanan kepada Jerinx.

"Sudah ditahan hari ini," ujarnya.

Jerinx sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Namun, ia menegaskan ucapan maafnya itu sebagai bentuk rasa empati kepada IDI.

"Saya klarifikasi sekarang, saya tidak punya kebencian. Saya tidak punya niat menghancurkan dan menyakiti perasaan kawan-kawan IDI dan ini 100 persen sebuah kritikan," ujarnya.

Pria bertato itu kemudian meminta kritikannya ditanggapi secara jernih. Menurutnya, jangan menanggapi sebuah kritikan dengan perasaan atau emosi.

"Saya tidak punya kebencian personal kepada IDI. Jadi tolong jangan ditanggapi dengan perasaan," kata Jerinx.

Polda Bali telah menetapkan Jerinx sebagai tersangka pada Rabu (12/8). Ia disangka melanggar pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik.

"Ancaman hukuman enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi.

Penetapan Jerinx sebagai tersangka, kata Syamsi sesuai dengan Laporan Polisi No. LP/263/VI/2020/Bali/SPKT, tanggal 16 Juni 2020.

Laporan tersebut dibuat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali karena postingan di akun instagram @jrxsid dianggap mencemarkan nama baik IDI.

IDI Bali merasa terhina atas postingan Jerinx yang menuduh IDI sebagai


BERITA TERKAIT