Listrik Gratis Akan Diperpanjang hingga 2021 Jika Covid-19 dan Perekonomian Belum Membaik | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Listrik Gratis Akan Diperpanjang hingga 2021 Jika Covid-19 dan Perekonomian Belum Membaik

  • 11-08-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3168
Listrik Gratis Akan Diperpanjang hingga 2021 Jika Covid-19 dan Perekonomian Belum Membaik ilustrasi listrik gratis.(ist)

Klikapa.com -Pemerintah merencanakan memperpanjang keringanan tarif listrik dengan menggratiskan tagihan bagi pelanggan 450 VA dan diskon 50 persen bagi pelanggan golongan 900 VA hingga 2021. Opsi itu diberikan jika pandemi Covid-19 belum mereda dan perekonomian tak berangsur membaik.

Menurut Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana, pihaknya terus memantau perkembangan di lapangkan serta mempersiapkan kemungkinan jika penyebaran virus corona belum teratasi.

"Yang kami lakukan untuk menghadapi hal tersebut adalah memitigasi sekiranya ini yang terjelek yang datang ke kita. Karena itulah yang harus kami siapkan bersama-sama kira-kira ini diperpanjang apa tidak? Makanya kemudian ketika ini (stimulus) di set-up dilaksanakan pada saat yang sama, kami juga evaluasi itu berjalan," katanya dalam video conference, Selasa (11/8/2020).

Dijelaskan, salah satu aspek yang juga tengah dipertimbangkan untuk memperpanjang stimulus tersebut adalah kemampuan fiskal pemerintah serta kelangsungan bisnis PT PLN (Persero) yang merupakan satu-satunya penyuplai listrik untuk masyarakat.

Di samping itu, pemerintah juga akan memantau kemampuan industri serta dunia usaha secara keseluruhan untuk berproduksi di tengah situasi perlambatan ekonomi.

"Itu yang sekarang lagi disiapkan dan semua aspek kami pertimbangan: keuangan PLN, keuangan negara, keperluan industri yang ujung-ujungnya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Minimal tidak terjadi PHK selebihnya kita ingin ada penciptaan lapangan baru. Semua itu kita taruh di meja," jelas Rida.

Meski situasi perekonomian belum menentu dan berbagai proyeksi dari lembaga-lembaga internasional masih suram, Rida mengaku enggan pesimistis terhadap pemulihan ekonomi di tahun ini. Sebab, ia melihat terjadinya tren perbaikan ekonomi di kuartal III 2020 dengan meningkatnya konsumsi listrik.

Hal ini diharapkan jadi sinyal berbaliknya pertumbuhan ekonomi di sisa tahun ini, dari yang semula negatif menjadi positif.

"Konsumsi listriknya untuk tiga bulan terakhir ada kecenderungan positif dan kami melihat ada optimisme perekonomian membaik lagi," tandas Rida.

Karena itu pula


BERITA TERKAIT