Di Kota Malang Petugas Jagal pun Wajib Diperiksa Sebelum Sembelih Hewan Kurban | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Di Kota Malang Petugas Jagal pun Wajib Diperiksa Sebelum Sembelih Hewan Kurban

Di Kota Malang Petugas Jagal pun Wajib Diperiksa Sebelum Sembelih Hewan Kurban Pemeriksaan hewan kurban di tengah pandemi Covid-19 lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Klikapa.com -Pemeriksaan ketat kesehatan hewan kurban juga dilakukan Pemkot Malang. Bahkan, petugas yang akan menyembelih alias tukang jagal juga wajib diperiksa. 


Penyembelihan hewan kurban di luar Rumah Potong Hewan (RPH) diwajib lapor. Begitulah protokol kesehatan penyembelihan hewan kurban. Semua pihak diwajibkan terapkan kebijakan pencegahan penularan Covid-19. 


Ketentuan itu sesuai surat edaran (SE) Wali Kota Malang Sutiaji nomor 23 tahun 2020. 


“Instruksinya hewan kurban harus diperiksa dulu dan dipastikan sehat. Tapi yang dipastikan sehat juga yang nyembelih,” tegas Sutiaji, Selasa (28/7/2020). 


Penjagal harus mengikuti pemeriksaan kesehatan standar pencegahan Covid-19. Saat hendak menyembelih hewan kurban harus diperiksa lagi menggunakan thermo gun. Jika suhunya lebih dari standar tidak boleh melakukan jagal. 


Kemudian panitia yang berada di tempat penyembelihan dan penanganan daging serta jeroan harus dibedakan. 


Setiap panitia yang melakukan penanganan dan pencacahan daging serta jeroan harus menggunakan alat pelindung diri (APD). Seperti masker, faceshield, sarung tangan sekali pakai, apron dan penutup alas kaki/sepatu (cover shoes) sampai kewajiban menyediakan hand sanitizer.

 
“Harus juga tersedia fasilitas cuci tangan sabun cair atau hand sanitizer dengan kandungan alkohol paling kurang 70 persen di setiap akses masuk atau tempat yang mudah dijangkau,” tandas Sutiaji. 


Sementara itu pemotongan hewan kurban di luar RPH harus lapor ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Malang. Laporan pelaksanaan pemotongan hewan kurban wajib disertai dengan pernyataan kesanggupan mematuhi protokol Covid-19 di atas materai Rp 6 ribu. 


“Dan harus menaati jarak physical distancing,” tegas alumnus Fakultas Tarbiyah (FT) IAIN Malang


Sementara itu DKPP juga telah melakukan pemeriksaan hewan kurban. Salah satunya di kawasan Jalan Raya Sulfat. "


Kami melakukan pemeriksaan klinis yang meliputi kondisi lendir, suhu tubuh, posisi, sikap berdiri, tindak tanduk dan seluruh kondisi kesehatannya," terang dokter yang memeriksa hewan kurban,


BERITA TERKAIT