Uparaca Detik-detik Proklamasi di Kota Malang hanya Diikuti 20 Orang | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Uparaca Detik-detik Proklamasi di Kota Malang hanya Diikuti 20 Orang

Uparaca Detik-detik Proklamasi di Kota Malang hanya Diikuti 20 Orang Wali Kota Malang Sutiaji

Klikapa.com - Upacara Peringatan detik-detik Proklamasi RI, 17 Agustus mendatang, dipastikan tidak ada kemeriahan lagi. Pasalnya, upacara yang akan digelar oleh Pemkot Malang di Depan Balai Kota Malang itu hanya akan diikuti oleh 20 orang saja. 


Mereka itu adalah perwakilan dari pejabat Pemkot, perangkat daerah dan kelompok masyarakat.


“Upacara terbatas hanya 20 personel saja. Upacaranya digelar di depan Balai Kota Malang,” kata Wali Kota Malang Sutiaji, Selasa (28/7/2020).


Biasanya, pada peringatan detik-detik proklamasi RI itu selalu dekat dengan upacara bendera, obade dan kegiatan seperti tasyakuran, festival hingga pawai kemerdekaan yang meriah. Kegiatan-kegiatan itu pun akan absen tahun ini. 


Sutiaji menegaskan, perayaan HUT ke-75 RI diadakan sederhana.  Untuk doa bersama akan dilakukan secara daring atau online.


“Tidak ada pesta-pesta. Tapi akan ada doa bersama secara online bagi warga Kota Malang. Agar warga bisa disaksikan dan diikuti masyarakat luas,” ujar alumnus Fakultas Tarbiyah (FT) IAIN Malang ini. 


Sutiaji mengaku saat ini sedang merancang konsep peringatan HUT RI secara sederhana itu. Sekali lagi ia menyebut ini dilakukan semata karena pandemi Covid-19 dan lebih mengedepankan faktor kesehatan masyarakat.


Hal teknis lain, tetap. Seperti seluruh kantor perangkat daerah dan institusi pemerintah yang ada di Kota Malang wajib mengibarkan bendera Merah Putih selama satu bulan penuh. (ica/aim)
 


BERITA TERKAIT