Wali Kota Malang Klaim Pasien Covid-19 Lebih Banyak Yang Sembuh | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Wali Kota Malang Klaim Pasien Covid-19 Lebih Banyak Yang Sembuh

Wali Kota Malang Klaim Pasien Covid-19 Lebih Banyak Yang Sembuh ilustrasi

Klikapa.com -Pemkot Malang mengklaim angka kesembuhan pasien Covid-19 di wilayahnya lebih tinggi jika dibandingkan jumlah pasien konfirm positif Covid-19 yang sedang dirawat. Pasien sembuh sebanyak 343 orang dan yang dirawat 210 orang.


Wali Kota Malang Sutiaji menyebutkan, data ini yang benar. Sebab data yang dirilis hari Minggu (26/7) ada kekeliruan. Di mana 171 orang sembuh dari Covid-19 tidak dimasukkan.


Data yang dirilis Satgas Covid-19 Kota Malang Minggu (26/7) lalu, total di Kota Malang 553 pasien konfirm positif covid-19. Dari data itu, 388 pasien masih dalam perawatan. Jumlah pasien konfirm positif yang sembuh tercatat 172 pasien. 


“Ada kekeliruan data. Angka sembuh konfirm positif kita lebih banyak. Ada 171 pasien sembuh belum masuk data terbaru satgas,” tegas Sutiaji di Balai Kota Malang, usai melakukan pertemuan dengan tim Satgas Covid-19, Senin (27/7/2020).


Dengan pembenahan informasi ini,  ia menyatakan angka pasien konfirm positif yang sembuh sebanyak 343 orang (setelah ditambah 171 data yang belum masuk sebelumnya).  


Kekeliruan data tersebut menurut Sutiaji disebabkan adanya perubahan sistem pelaporan. Sebelumnya laporan masuk pukul 16.00 WIB kini diubah menjadi pukul 08.00 WIB. Laporan ini berasal dari rumah sakit dilaporkan ke Satgas Covid-19 Kota Malang. 


“Ya namanya keliru ya gak tahu, update sudah dilaporkan. Ada selesih di jam. Karena melaporkan sekarang jam 8 pagi kalau dulu jam 4 sore,” tandas Sutiaji.

 
Dengan total pasien sembuh sebanyak 343, disebut presentase kesembuhan mencapai 62 persen dari total kumulatif kasus yang terjadi di Kota Malang. 


Hal ini ditegaskannya pula kepada tim satgas covid-19 Kota Malang. Termasuk kepada tim yang berada di puskesmas.  


“Puskesmas kami minta sergap juga. Laporan data diupdate terus ke satgas atau Dinkes. Treatment apa yang dilakukan. Khususnya pada kalangan ODP dan PDP di wilayahnya masing-masing dilaporkan


BERITA TERKAIT