Kerahkan Petugas, Bawaslu Kabupaten Malang Kebut Verifikasi Calon Independen | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kerahkan Petugas, Bawaslu Kabupaten Malang Kebut Verifikasi Calon Independen

  • 23-07-2020 penulis : Fino
  • dibaca :993
Kerahkan Petugas, Bawaslu Kabupaten Malang Kebut Verifikasi Calon Independen Calon Bupati dari Jalur independen Heri Cahyono (HC) (kiri) dan tim suksesnya Soetopo Dewangga.(guest)

Klikapa.com -Bawaslu Kabupaten Malang mengaku akan kerahkan personel awasi masa perbaikan berkas calon independen. Jadwal penyerahan berkas dukungan 25-27 Juli 2020. Bawaslu tetap menjalankan mekanisme verifikasi awal. 

“Sekarang Bawaslu masih menunggu. Bahan perbaikan paslon independen belum masuk KPU. Kalau sudah masuk, kami langsung awasi prosesnya. Yaitu, coklit dan verifikasi perbaikan,” ujar Komisioner Bawaslu Kabupaten Malang, George Da Silva, Kamis (23/7/2020).


Jumlah pengawas di seluruh Bawaslu Kabupaten Malang, 675 orang. Mereka akan mengawal verifikasi perbaikan. Rinciannya, 165 orang staf sekretariat di masing-masing kecamatan. Lalu, 99 orang komisioner Panwascam. 


Selanjutnya, 390 Pengawas di desa dan kelurahan. Serta komisioner Bawaslu beserta staf sekretariat.


“Nanti tentu kami turun bersama tim verifikator KPU,” ujarnya. 


George merinci, proses verifikasi perbaikan sama seperti sebelumnya. Setelah data masuk, tim pencocokan turun lapangan. Data yang terkumpul, disetor ke tingkat kelurahan. Di sana, tim verifikator dan pengawas menggelar pleno.


Setelah dihitung di tingkat kelurahan, data dikirim ke kecamatan. Pleno kembali digelar. PPK dan Panwascam mengawasi proses penghitungan. Juga, para saksi dari paslon independen. 


Begitu pleno kecamatan usai, data dilempar ke KPU. Di sinilah, nasib paslon independen ditentukan.


“Tidak akan bisa lagi perbaikan. Kalau di sini kurang, tidak lolos sebagai peserta Pilkada,” ujar George. 


Paslon independen Heri Cahyono (HC) - Gunadi Handoko (Malang Jejeg) berupaya memperbaiki kekurangan suara dukungan sebelumnya. Suara Malang Jejeg yang belum disetor, bakal dimasukkan lagi. Suara yang gagal terverifikasi, diproses ulang.


“Kami tentu upayakan melengkapinya. Daripada berdebat lama, kami langsung gerak perbaikan,” ujar Soetopo Dewangga, Tim Sukses Malang Jejeg. 


Suara yang harus disetorkan, 114 ribu lebih. Ini merujuk aturan dua kali lipat kekurangan. Sebelumnya Sam HC-Gunadi, kurang 57 ribu suara saat rekapitulasi.(fin/van)
 


BERITA TERKAIT