Disparbud Minta Semua Wisata Pantai Ditutup, PD Jasa Yasa Tak Setuju | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Disparbud Minta Semua Wisata Pantai Ditutup, PD Jasa Yasa Tak Setuju

  • 13-07-2020 penulis : Fino
  • dibaca :1302
Disparbud Minta Semua Wisata Pantai Ditutup, PD Jasa Yasa Tak Setuju Wisata Pantai Balekambang yang selalu dipadapi pengunjung saat akhir pekan.(firman)

Klikapa.com -Pemerintah Kabupaten Malang kembali menutup seluruh wilayah pantai untuk kunjungan wisata per 13 Juli 2020. Penutupan itu menyusul hasil evaluasi setelah sebulan dibukan saat masa new normal.

Alasan penutupan itu terkait penerapan protokol kesehatan yang diterapkan selama ini tidak standar. Itulah hasil penilaian tim survey implementasi protokol kesehatan.

Hasil servei itu kemudian dilaporkan Satgas Covid-19 Kabupaten Malang kepada Kapolres Malang dan Dandim 0818 Malang-Batu dan Bupati Malang.


Perintah penutupan pun diterbitkan sesuai surat edaran Disparbud.


“Benar, memang kami buat edaran. Dan, perintah penutupan wisata pantai atas rekom Satgas Covid-19. Karena pelaksanaan protokol di sana masih semrawut.” ujar Made Arya Wedhantara, Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Senin (13/7/2020).


Dalam surat edaran itu memuat pula alasan penutupan wisata pantai. Pertama, kurang pengawasan petugas pada physical distancing dan masker.

Dua, kurang ada pengumuman edukasi protokol kesehatan. Juga, pengetahuan soal Covid-19 di pantai-pantai.

Tiga, kurang tempat cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.

Empat, kurang penyemprotan desinfektan secara rutin.

Lima, pegawai warung tanpa face shield atau masker.

Enam, tak ada batasan kapasitas di warung.

Tujuh, jumlah pengunjung lebih dari 50 persen kapasitas total.

Delapan, tak ada pencatatan KTP pengunjung.

Sembilan, tak ada tirai pembatas di warung.

“Sekarang ditutup, dan mulai perbaiki fasilitas sarana prasarana. Kalau sudah merasa siap, ajukan surat. Nanti diujicoba. Satgas akan sidak, dan menilai,” ujar Made.

Sementara itu , Ahmad Faiz Wildan, Dirut PD Jasa Yasa selaku pengelola sejumlah wisata pantai di Malang Selatan, merasa belum mendapatkan surat edaran Disparbud.

“Itu di-share di media sosial. Tapi, kami sendiri belum terima suratnya,” ujar Gus Wildan, sapaan akrabnya,

Meski begitu, dia tidak setuju penutupan pantai selatan. Itu karena pelaksanaan protokol kesehatan semakin baik di sana.

“Di pantai-pantai, pelaksanaan protokol kesehatan terus meningkat. Lagipula, pantai ini juga bagus untuk kesehatan. Jangan ditutup,” tutupnya.(fin)


BERITA TERKAIT