Instagramable, Wisata Lembah Indah Gunung Kawi Tak Gampang Dituju | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Instagramable, Wisata Lembah Indah Gunung Kawi Tak Gampang Dituju

  • 12-07-2020 penulis : Fino
  • dibaca :159573
Instagramable, Wisata Lembah Indah Gunung Kawi Tak Gampang Dituju Keindahan alam Lembah Indah di kaki Gunung Kawi memikat wisatawan dari berbagai kawasan. Tempat ini kini viral.

sendiri.

Namun lelahnya berkendara bisa dibayar lunas dengan sensasi wisata tempat ini. Suasana seperti namanya, Lembah Indah. Alam Lembah Indah terhampar seluas 18 hektare.

Tempat wisata ini dikepung perbukitan. Perkebunan dan pertanian terlihat segar. Sejauh mata memandang, yang ada adalah warna hijau.

Cukup bayar Rp 15 ribu di gerbang masuk, wisatawan langsung dimanjakan keasrian kaki Gunung Kawi. Hijaunya Lembah Indah inilah yang memancing Youtuber. Juga, influencer yang mencari latar foto nan Instagramable. Sejak awal dibangun pun, Lembah Indah sudah disasar figur internet.

“Walau viral, tapi kami tak pernah membayar influencer. Merekalah yang datang sendiri. Kami malah fokus mempersiapkan infrastruktur. Itu karena Lembah Indah belum launching. Rencananya Agustus. Yang membuka adalah pak Bupati Malang,” ujar Dani, sapaan akrabnya.

Lembah Indah bukan sekadar area ber-Instagram ria. Walaupun, pemandangannya memang bagus untuk foto. Dani merinci, Lembah Indah berkonsep edu resort. Ada edukasinya. Ada penginapannya. Edukasinya soal pertanian, peternakan dan perkebunan. Resortnya berkonsep glamping.

Yaitu, camping tapi mewah. Itu karena glamping di Lembah Indah seperti hotel.

“Tipenya VVIP. Ada kamar mandi dalam, air panas, standar bintang empat. Ada juga glamping sharing bed. Bahkan, ada yang camping ground saja. Sedangkan, yang VVIP ada rumah panggung,” terangnya.
 
Harga sewanya sehari macam-macam. Antara Rp 120 ribu sampai Rp 1,7 juta. Restoran dan coffee shop pun ada. Kedai kopinya bernama Jadid Coffee. Ini yang ketiga di Indonesia. Biji kopinya dari Gunung Kawi. Sedangkan, restorannya berbahan lokal. Misalnya, makanan steak.

Dagingnya diproduksi di dalam Lembah Indah. Ada peternakan sapi limusin pedaging di sana. Sayurannya ditumbuhkan di greenhouse. Ada yang pakai hidroponik. Ada yang memakai pupuk kompos, terbuat dari kotoran sapi.

“Sayurnya macam-macam. Cabe, wortel, kentang, sawi, bawang merah, slada. Padi, durian, jeruk dan strawberry juga ditanam,” tuturnya.(fin/van)

 


BERITA TERKAIT