Tak Bermasker dan Bergerombol, Disanksi Sapu Pasar dan Push Up | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Tak Bermasker dan Bergerombol, Disanksi Sapu Pasar dan Push Up

Tak Bermasker dan Bergerombol, Disanksi Sapu Pasar dan Push Up Menggunakan rompi orange salah satu warga dihukum menyapu tepi jalan karena tidak memakai masker.

Klikapa.com –Pemkab Malang mulai bersikap tegas kepada warga yang melanggar protokol kesehatan Covid-19 saat masa transisi New Normal tahap III. Sejumlah warga yang tidak menggunakan masker dan bergerombol, langsung disanksi kerja sosial dan push up. 


Pemandangan itu terjadi di Pasar Pakisaji, Rabu (17/6/2020). Sejumlah warga dan pedagang harus menyapu pasar, karena kedapatan tidak menggunakan masker.

 
Sekretaris Satpol PP Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang mengatakan, penerapan sanksi dilakukan kepada warga supaya disiplin dengan protokol kesehatan. Hukuman kerja sosial yang diberikan, supaya ada efek jera.

Seorang warga harus melakukan push up karena tak kenakan masker saat beraktifitas di luar rumah.

“Menerapkan protokol kesehatan adalah wajib, salah satunya pemakaian masker. Meski terus disosialisasikan, tetapi masih ada saja warga yang bandel keluar rumah tidak menggunakan masker,’’ jelasnya. 


Mantan Camat Pakis ini juga mengatakan, menggunakan masker saat aktivitas di luar rumah adalah upaya mencegah penularan virus Corona. Pemerintah selama ini sudah bekerja maksimal untuk pencegahan dan penanganan Covid-19. Karena berharap masyarakat juga mendukungnya.


Selain warga yang tidak menggunakan masker, anggota Sub Satgas Pasar juga memberikan sanksi kepada warga yang nongkrong atau berkerumun tanpa menggunakan masker. Sanksi yang diberikan adalah push up. 


Penerapan sanksi kerja sosial ini, awalnya mendapatkan penolakan warga. Bahkan mereka yang tidak menggunakan masker, berdalih kalau rumahnya dekat atau lupa. Tetapi apapun dalihnya sama sekali tidak diindahkan. Mereka tetap harus menjalani sanksi sesuai aturan.(ira/agp)


BERITA TERKAIT