Truk Angkut Tebu Terguling di Lawang | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Truk Angkut Tebu Terguling di Lawang

  • 14-06-2020 penulis : Fino
  • dibaca :3330
Truk Angkut Tebu Terguling di Lawang Polisi melakukan evakuasi terhadap truk yang terguling di depan Pasar Lawang, kemarin pagi.

Klikapa.com -Truk bermuatan tebu terguling di depan Pasar Lawang, Minggu pagi (14/6/2020). Akibatnya, jalan nasional Malang - Surabaya khususnya yang menuju Malang menjadi macet.

Informasi di lapangan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Truk tersebut melaju dengan kecepatan sedang dari arah utara ke selatan. Setibanya di sekitar jalan bawah jembatan pasar Lawang, truk tersebut tiba-tiba oleng kehilangan kendali. Masyarakat sekitar pun terkaget ketika mendengar suara dentuman keras.

Truk tersebut ambruk ke kiri. Muatan tebu dari bak truk, ambyar ke tengah jalan. Netizen sempat mengabadikan kejadian ini di media sosial. 

“Baru saja (pagi) truk muatan tebu kecelakaan di sekitar Pasar Lawang,” kicau netizen di sebuah grup media sosial Facebook, Minggu siang.

Dari rekaman video tersebut, tampak truk sudah terguling ke samping kiri dan dikerumuni warga. Saat video direkam, tampak petugas Lantas Polsek Lawang, sedang mengaitkan besi dari mobil derek ke bagian belakang truk putih tersebut. Sementara, kondisi jalanan masih macet karena petugas harus mengevakuasi kendaraan ini.

Netizen menyebut bahwa truk tebu tersebut menabrak pembatas atau median jalan dan merusak beberapa bagian. Camat Lawang, Mumuk Hadi Martono membenarkan tentang kejadian ini.

“Truk pengangkut tebu itu terguling di depan Pasar Lawang. Petugas Polsek Lawang bergerak menderek kendaraan itu agar lalu lintas lancar,” ujar Mumuk kepada Malang Post, Minggu siang.

Setelah truk tersebut diderek, jalur lalu lintas dari utara ke selatan di sekitar Lawang kembali normal. Belum ada informasi tentang penyebab tergulingnya truk tersebut di depan pasar Lawang. Namun, diduga truk tersebut kelebihan muatan dan suspensi kendaraan tidak mampu menyangga beban muatan.

Mumuk mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati di jalan, dan tidak mengebut, serta memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain.(fin/jon)
 


BERITA TERKAIT