Malang Belum Aman dari Covid-19, PTN-PTS Diminta Termima Mahasiswa Baru Lewat Daring | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Malang Belum Aman dari Covid-19, PTN-PTS Diminta Termima Mahasiswa Baru Lewat Daring

Malang Belum Aman dari Covid-19, PTN-PTS Diminta Termima Mahasiswa Baru Lewat Daring Pertemuan Wali Kota Malang Sutiaji dan para rektor di Malang

Klikapa.com- Masa pandemi Covid-19 di Kota Malang yang belum berakhir, Wali Kota Malang Sutiaji meminta sistem daring hingga penggunaan portofolio sebagai cara melaksanaan kegiatan penerimaan mahasiswa baru di seluruh perguruan tinggi di Kota Malang. 


Permintaan Sutiaji  itu disampaikan saat bertemu bersama rakor dan akademisi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta(PTS) Kota Malang di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Kamis (11/6/2020).


“Rekomendasinya kami menyarankan daring atau dengan portofolio karena kita sedang darurat Covid-19," katanya.


Dijelaskannya, hal ini diminta mengingat Kota Malang masih belum aman dari kondisi Covid-19 tiap harinya. Saat ini data jumlah pasien positif Covid-19 menjadi 85 pasien. PDP di Kota Malang ada 277 orang dan yang meninggal 21 orang.


"Kondisi ini memang tidak ideal seperti pada tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19," papar Alumnus  IAIN Malang di Fakultas Tarbiyah ini.


Ia meminta kegiatan seleksi penerimaan mahasiswa baru harus dilakukan berdasarkan dengan pertimbangan kuat untuk juga menekan tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Malang. 


Menanggapi hal ini, perwakilan APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia), Prof. Dyah Sawitri menyampaikan, PTS mempunyai konsep yang sama dan komitmen tidak merugikan masyarakat Kota Malang. 

“Untuk rekruitmen mahasiswa baru ada tata cara sendiri di masing-masing kampus, salah satunya adalah online," ujar Dyah yang juga menjabat Rektor Universitas Gajayana Malang.    


Sementara Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan Daerah Kota Malang, Prof. M. Bisri juga mengakui jika kondisi Kota Malang dalam penerimaan mahasiswa baru bersifat darurat. Maka diperlukan sistem khusus yang dapat menekan aktivitas berkerumun utamanya saat kegiatan penerimaan mahasiswa baru. 


“Memang penerimaan mahasiswa baru itu kalo SMM PTN (Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di kelola pusat Jakarta, SBM PTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) sifatnya juga dikelola pusat oleh karena diimbau saja pelaksanaannya tidak


BERITA TERKAIT