Polisi Buru Teman Pencuri Yang Tewas setelah Duel dengan Penjaga Kebun Jeruk | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Polisi Buru Teman Pencuri Yang Tewas setelah Duel dengan Penjaga Kebun Jeruk

Polisi Buru Teman Pencuri Yang Tewas setelah Duel dengan Penjaga Kebun Jeruk Polisi ketika melakukan olah TKP duel maut antara penjaga kebun jeruk dan pencuri.

Klikapa.com –Kasus duel maut antara pencuri buah jeruk dengan penjaga kebun di Dusun Krajan, Desa Ngingit Kecamatan Tumpang, Senin (1/6) malam lalu terus didalami polisi. 

Satreskrim Polres Malang kini sedang mencari keberadaan teman tersangka Nurul (pencuri) yang tewas di tangan tangan Buang sang penjaga kebun. Teman tersangka itu lari setelah mendapati temannya kalah duel dengan penjaga kebun.


“Identitasnya sudah kami kantongi. Tinggal mencari keberadaan yang sekarang sedang kami selidiki,” kata ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Rabu (3/6/2020).


Peristiwa berdarah yang hebohkan warga itu terjadi di Dusun Krajan, Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, Senin (1/6) malam. Seorang pria ditemukan tewas bersimbah di kebun jeruk. 


Mayat tersebut diketahui bernama Nurul, 45, warga Dusun Baran, Desa Gunungsari Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.


Nurul tewas setelah kalah duel dengan Buang, warga Dusun Krajan, Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang. Buang penjaga kebun jeruk milik Abdul Kholik. Namun pria berusia 50 tahun itu bisa selamat dari maut meski banyak luka akibat bacokan pencuri. 


Buang hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSSA Malang. Sedangkan jenazah Nurul, usai dievakuasi langsung dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.

“Nurul ini korban sekaligus pelaku. Berdasarkan informasi yang kami dapat, Nurul memang pelaku pencurian. Sudah berulang kali dia melakukan pencurian buah dan sayur milik warga bersama dengan temannya yang kabur. Bahkan sebelumnya dia juga sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” terangnya.


Dalam perkara ini, lanjut Tiksnarto, bukan lagi kasus pencurian biasa. Melainkan masuk dalam perkara pencurian dengan kekerasan atau perampokan. Pasalnya Nurul serta temannya yang kabur, menyerang korban Buang, setelah aksi pencurian dipergoki.


“Sementara Buang merupakan korban perampokan. Dia melakukan pembelaan diri setelah mendapat serangan dari kedua pencuri,” tuturnya.(agp)


BERITA TERKAIT