Korban Tewas Duel Maut di Tumpang Ternyata Pencuri Jeruk | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Korban Tewas Duel Maut di Tumpang Ternyata Pencuri Jeruk

Korban Tewas Duel Maut di Tumpang Ternyata Pencuri Jeruk Polisi saat olah TKP di lokasi duel maut pencuri dan penjaga kebuh jeruk.(ist)

Klikapa.com -Peristiwa duel maut dua pria di Dusun Krajan, Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, terus diselediki Kepolisian. Polisi menyebut dari hasil penyelidikan sementara, korban adalah pencuri.


Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengkonfirmasi ikhwal kejadian itu. Menurutnya anggotanya sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.


Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa korban Nurul adalah seorang pelaku pencurian.


“Karena dia yang menyerang terlebih dahulu. Selain itu dia juga sebagai pelaku pencurian jeruk. Korban Buang hanya melakukan pembelaan diri dan sekarang masih dalam perawatan,” jelas Tiksnarto.


Disebutkan, peristiwa berdarah ini terjadi Senin (1/6) sekitar pukul 20.15. Malam itu korban usai mengikuti kegiatan di kampung. Setelah itu bergegas berangkat kerja sebagai penjaga kebun jeruk milik Abdul Kholik.


Sesampai di lokasi kebun, ia mendapati pagar kebun yang dijaga kondisi rusak. Ketika diamati, Buang melihat beberapa sarung dan karung sak yang berisi buah jeruk. Selain itu saat diamati lagi, melihat dua orang sedang melakukan pencurian buah jeruk.


Sewaktu dipergoki Buang, para pelaku sudah mengisi sembilan karung. Melihat ada pencuri, Buang masuk ke kebun lewat pintu pagar sebelah selatan. Ketika berada di dalam kebun, tiba-tiba diserang oleh pelaku Nurul serta seorang temannya. 


Mendapat serangan senjata tajam, Buang langsung mengajak duel hingga peristiwa berdarah itu terjadi.


Nurul mengalami luka bacok di kepala dan tubuhnya langsung terkapar dan akhirnya meninggal dunia. Sedangkan temannya kabur setelah mengetahui Nurul tersungkur.

Sementara Buang dengan sejumlah luka bacok, meminta pertolongan warga hingga akhirnya peristiwa berdarah tersebut dilaporkan polisi.


“Untuk satu pelaku lagi sedang kami buru. Identitasnya sudah kami kantongi tinggal menyelidiki keberadaannya saja,” tegas Tiksnarto.


Ia mengatakan, setelah ada laporan anggota Satreskrim dan Tim Identifikasi Polres Malang langsung diterjunkan ke lokasi. Selain melakukan olah TKP, juga mengumpulkan sejumlah barang


BERITA TERKAIT