Pesta Miras Saat Takbir Hari Raya Idul Fitri, Sekelompok Orang Harus Rapit Test | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pesta Miras Saat Takbir Hari Raya Idul Fitri, Sekelompok Orang Harus Rapit Test

  • 24-05-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2706
Pesta Miras Saat Takbir Hari Raya Idul Fitri, Sekelompok Orang Harus Rapit Test Sekelompok remaja diamankan karena pesta miras di saat Takbir Idul Firti.(ist)

Klikapa.com -Disaat banyak warga bertakbir Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, sekelompok orang ini malah menggelar pesta miras. Alkasil mereka pun ditangkap dan harus menjalani rapid test terkait Covid-19.

Menurut sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Tri Widodo, rapid test dilakukan sebagai antisipasi sekaligus langkah awal untuk mengetahui para pelaku terpapar Covid 19 atau tidak.

"Ini kan antisipasi awal. Mereka berkerumun, tak memakai masker di tengah wabah Covid-19," ujar Agung, Sabtu malam (23/5/2020).

Sedangkan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Muhamad Sahrowi memanggil seluruh pelaku pesta miras untuk mendekat ke petugas rapid test.

"Ayo mas semuanya ke sini. Rapid test ya," Ujar pria yang akrab di sapa Rowi itu, sambil mengarahkan pelaku pesta miras duduk di kursi yang telah disiapkan untuk rapid test.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Linmas Pemkab Madiun Sigit Budiarto mengaku prihatin melihat ada warga pesta miras di tengah malam takbir Idul Fitri. Bukan hanya soal kesehatan, tapi juga toleransi dalam masyarakat juga diabaikan.

"Prihatin ya. Malam takbir kok mabuk, dekat masjid pula, ngawur orang-orang ini," ujar Sigit sambil geleng-geleng kepala.

Menurut Sigit, pihaknya bersama Kasatpol PP, dinas kesehatan dan tim gugus tugas akan melaporkan hasil kegiatan penindakan terhadap warga yang pesta miras di malam takbir itu ke Bupati Madiun Ahmad Dawami.

"Semua hasil kegiatan ini akan kami laporkan ke Bupati dengan segera. Tindakan selanjutnya apa nanti Beliau yang akan menentukan. Apalagi ini jelas melanggar visi-misi Madiun Aman Mandiri Sejahtera dan Berakhlak," tutup Sigit mengakhiri pembicaraan.
 


BERITA TERKAIT