Anak Bungsu Hary Tanoe Pemenang Lelang Motor Listrik Berparaf Jokowi | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Anak Bungsu Hary Tanoe Pemenang Lelang Motor Listrik Berparaf Jokowi

  • 22-05-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :306
Anak Bungsu Hary Tanoe Pemenang Lelang Motor Listrik Berparaf Jokowi Motor listrik Gesits yang dilelang Rp2,5 M untuk bantu penanganan covid-19.

Klikapa.com -Anak bungsu pengusaha Hary Tanoe, Warren H Tanoesoedibjo akhirnya yang dianggap sebagai pemenang lelang motor listrik bertandatangan Presdien RI Joko Widodo (Jokowi).  Ketua Umum Yayasan Generasi Lintas Budaya Olivia Zalianty dalam konferensi pers di BNPB mengatakan  Warren H Tanoesoedibjo memenangkan lelang itu dengan harga Rp2,55 miliar.

Lelang itu diulang setelah pemenang sebelumnya tak mampu menebus motor bermerek Gesits tersebut.

"Nama pemenang Warren Tanoesoedijo. Kami persilakan Warren Tanoesoedibjo," kata Olivia dalam jumpa pers, di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Hary Tanoesoedibjo mengatakan putranya itu sempat meminta izin terlebih dahulu kepada dirinya ketika ingin mengambil motor tersebut. Warren sendiri berada pada posisi kedua dalam acara lelang kemarin tersebut.

"Jadi tadi Warren kebetulan dia adalah anak saya. Kalau sampaikan panjang lebar diwakili saya. Lelang ini menurut saya tidak perlu dipermasalahkan lagi, panitia tetapkan prosedur profesional," ujarnya.

Sebelumnya, motor listrik merek Gesits yang ditandatangani Jokowi laku dilelang Rp2,5 miliar dalam acara konser amal penggalangan dana secara virtual yang ditayangkan TVRI dan sejumlah stasiun televisi lainnya, Minggu (17/5). Hasil lelang kemudian akan didonasikan untuk warga yang terdampak pandemi virus corona.

yang disebut sebagai pengusaha, setelah tawarannya Rp2,55 miliar menjadi yang tertinggi.

Namun, selang beberapa hari beredar kabar bahwa M. Nuh ditangkap oleh kepolisian.  Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menjelaskan bahwa polisi hanya meminta keterangan M Nuh dan bukan menangkapnya.

Ia juga menegaskan tak ada pengusutan kasus atau proses hukum yang dilakukan terhadap M. Nuh. Setelah itu diketahui, M. Nuh juga bukan seorang pengusaha, tetapi buruh harian.

Usut punya usut, ternyata M Nuh tidak mengetahui bahwa acara yang diikuti adalah acara lelang. Ia justru mengira bahwa ia mendapatkan hadiah dalam acara tersebut.

"Yang bersangkutan setelah diwawancara, tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah. Karena ketakutan ditagih,


BERITA TERKAIT