Pelaku Pembunuhan di Buluwawang Mengaku karena Halusinasi | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pelaku Pembunuhan di Buluwawang Mengaku karena Halusinasi

  • 18-05-2020 penulis : Fino
  • dibaca :705
Pelaku Pembunuhan di Buluwawang Mengaku karena Halusinasi Tersagkan Sudi saat diamankan setelah mebunuh balita 2 tahun dan meluakai dua orang lainnya.

Klikapa.com -Unit Reskrim Polsek Bululawang mengebut menangani kasus pembunuhan Vanisa (VA), balita berusia 2,5 yang dilakukan Sudi, 40, warga Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. 


Setelah memeriksa tersangka, berkas berita acara pemeriksaan sudah lengkap dan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kepanjen.

Baca juga : Pria Diduga Gangguan Jiwa Serang Kakek dan Dua Cucu. Satu Balita Tewas Dua Kritis


"Pelaku (Sudi) memang diketahui orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Tetapi kasus pembunuhan ini saya pastikan berlanjut," kata Kapolsek Bululawang Kompol Pudjiyono, Senin (18/5/2020).


Menurutnya, tersangka sudah empat kali diperiksakan ke RSJ Lawang. Polisi juga sudah meminta keterangan tersangka. Pemeriksaan dilakukan ketika tersangka dalam kondisi normal (sakit kejiwaannya tidak kambuh, red).


Dalam pemeriksaan itu tersangka mengatakan kalau dia membunuh dalam kondisi tak sadar. 


"Pengakuannya saat membunuh itu karena sedang halusinasi," kata Pudjiyono.


Halusinasi seperti apa?. Mantan Kapolsekta Lowokwaru ini mengaku tidak bisa menjelaskan. Karena yang mengetahui bahasa medisnya adalah dokter psikolog dari RSJ Lawang. Oleh sebab itu, untuk melengkapi berkasnya polisi akan meminta keterangan saksi ahli.


Disinggung apakah ada rekonstruksi?. Pudjiyono mengatakan akan melihat perkembangan kasusnya. Sekaligus menunggu petunjuk dari Kejaksaan Negeri Kepanjen.


"Karena kalau rekonstruksi di lokasi kejadian, tersangka bisa menjadi korban amukan massa. Makanya lihat perkembangan nantinya," paparnya.


Satu keluarga di Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, diserang orang diduga mengalami gangguan jiwa. Satu orang tewas dalam peristiwa itu Senin (11/5).  


Peristiwa itu menimpa keluarga Senun, 65. Saat kejadian, ia bersama dua cucunya yakni Azriel, 9 dan Vanisa Naura Savia, 2, tengah berada di dalam rumah. Sedangkan Senun dan Azriel terluka.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Kemungkinan tersangka juga dijerat pasal tambahan penganiayaan yang menyebabkan kematian dan atau luka berat pasal 351 KUHP ayat 3. Terkait ancaman hukuman Polsek Bululawang menegaskan


BERITA TERKAIT