Sempat Akan Lari ke Banyuwangi, Pembunuh Pacar Kepanjen Diancam Hukuman 15 Tahun | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Sempat Akan Lari ke Banyuwangi, Pembunuh Pacar Kepanjen Diancam Hukuman 15 Tahun

  • 18-05-2020 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :942
Sempat Akan Lari ke Banyuwangi, Pembunuh Pacar Kepanjen Diancam Hukuman 15 Tahun Tersangka pembunuh pacar saat dirilus kasusnya oleh Kapolres Malang.AKBP Hendri Umar (kiri)

Klikapa.com -Pemeriksaan tersangka pembunuh kekasih di Desa Talangagung, Kepanjen, Kabupaten Malang hampir rampung. Polisi pun merilis kasusnya, Senin (18/5/2020). Remaja berusia 17 tahun ini didijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. 


"Ancaman hukumannya 15 tahun penjara. Namun nantinya juga akan kami kaitkan dengan Undang-undang Perlindungan Anak," kata Kapolres Malang AKBP Hendri Umar Senin, (18/5). 

Dalam rilis itu, tersangka Higam Yudha Sena alias Gamber, juga dihadirkan. Ia nampak sehat-sehat saja. Tenang dan tidak nampak sedikitpun rasa penyesalan dari raut wajahnya meski telah mencabut nyawa pacarnya, Aulia, 16, warga Desa Jatikerto, Kromengan. 


Saat ditanyai Hendri, Gamber yang putus sekolah setelah lulus SMP dengan tenang ia menceritakan kasusnya di depan wartawan. 


“Saya dua bulan pacaran dengan dia (Aulia),” katanya. 


Dia ceritakan, pada hari kejadian, Sabtu 16 Mei 2020, ia dan korban menuju pintu air Sipon yang sepi. Menurut versi Gamber, gunting yang digunakan menghabisi korban dimasukkan ke dalam jok motor karena permintaan korban dengan alasan untuk berjaga-jaga dari pelaku kejahatan. 


Pasalnya lokasi kejadian pembunuhan jauh dari perkampungan warga dan dianggap rawan oleh korban dan tersangka. Setelah tiba di lokasi, korban meminta tersangka mengambil gunting, tapi tersangka juga mengambil handphone itu.


“Saya melihat story WhatsApp dia, ada foto bersama laki-laki lain dan captionnya love,” tandas Gamber. 


Dia mengaku bahwa hubungan mereka sebelum kejadian memang sedang bermasalah. Beberapa minggu sebelum kejadian, korban mulai jarang berkomunikasi dengan tersangka.


Korban seperti menghindar dari tersangka. Karena ingin menyelesaikan persoalan ini, mereka berdua akhirnya datang ke lokasi tersebut. Tapi story WA bercaption love dengan foto pria lain itulah yang membuat Gamber gelap mata dan menusukkan gunting ke leher korban.


Hendri menegaskan bahwa tersangka dua kali menusuk leher korban. 


“Setelah ditusuk satu kali, korban mengorok karena kondisinya sekarat. Korban diseret ke


BERITA TERKAIT