Kemenag: Arab Saudi Minta Penundaan Tandatangan Kontrak Layanan Haji 2020 | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kemenag: Arab Saudi Minta Penundaan Tandatangan Kontrak Layanan Haji 2020

  • 01-04-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :198
Kemenag: Arab Saudi Minta Penundaan Tandatangan Kontrak Layanan Haji 2020 ilustrasi.(ist)

Klikapa.com -Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui  Juru Bicaranya, Oman Fathurahman membantah bila Arab Saudi meminta seluruh umat Islam untuk menunda rencana ibadah haji tahun ini karena wabah virus corona (Covid-19).

Oman menegaskan bahwa Saudi hanya memutuskan untuk menunda penandatanganan kontrak yang berkaitan dengan layanan haji tahun 2020 di Tanah Suci.

"Kementerian Agama memastikan bahwa Pemerintah Arab Saudi bukan meminta penundaan rencana haji tahun ini, tapi menunda pelaksanaan kontrak layanan di Arab Saudi," kata Oman dalam keterangan resminya, Rabu (1/4/2020).

Baca Juga : Soal Haji, Kemenag Tunggu Pengumuman Resmi arab Saudi

Ia menjelaskan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Mohammad Benten meminta berbagai negara untuk menunda kontrak apapun terkait layanan haji. Sebab, sampai saat ini otoritas Saudi belum memutuskan untuk menggelar ibadah haji atau tidak di tahun ini.

Menurut Oman, pernyataan itu sudah sejalan dengan surat dari Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi yang ditujukan ke Menteri Agama Fachrul Razi pada 6 Maret lalu.

"Jadi konteks penyataan pers Menteri Haji Saudi itu adalah menunggu atau tidak buru-buru untuk melakukan kontrak pelayanan haji," ujarnya.

Meskipun demikian, Oman menyatakan pihaknya tetap melakukan berbagai persiapan untuk pelaksanaan haji tahun ini.

Baca Juga : Arab Saudi Meminta Umat Islam Tunda Rencana Haji Tahun Ini

"Sepanjang pihak Saudi belum menyampaikan pemberitahuan secara resmi kepada Kementerian Agama terkait pembatalan haji tahun ini, maka kami tetap berproses seperti biasa," tuturnya.

Oman mengaku Kemenag sudah menyiapkan skenario untuk memitigasi bila ibadah haji tahun ini dibatalkan oleh Saudi karena wabah corona.

"Nanti pada saatnya tentu akan kami sampaikan skenarionya," kata dia.

Sebelumnya, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Muhajirin Yanis mengatakan pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah Arab Saudi terkait kelanjutan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 di tengah pandemi virus corona.
 


BERITA TERKAIT