Pengedar Ganja, Pil Koplo Sekaligus Sabu Ditangkap Polsek Singosari | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pengedar Ganja, Pil Koplo Sekaligus Sabu Ditangkap Polsek Singosari

  • 29-03-2020 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1275
Pengedar Ganja, Pil Koplo Sekaligus Sabu Ditangkap Polsek Singosari Tersangka Deddy Putra Laksana dan sejumlah barang bukti yang diamankan polisi.(fino)

Klikapa.com -Seorang pengedar ganja ditangkap Reskrim Polsek Singosari, Kabupaten Malang. Barang bukti lebih lebih dari 100 gram ganja kering, sabu dan 3000 pil dobel L ikut disita dari tersangka.

“Berkat kerja keras seluruh anggota kepolisian, serta dukungan dari masyarakat, Polsek Singosari, berhasil mengungkap satu terangka diduga kuat pengedar ganja, sabu dan pil dobel L di kawasan Singosari,” kata Kapolsek Singosari, AKP Farid Fathoni, Minggu (29/3/2020).

Tersanga yang ditangkanya adalah Deddy Putra Laksana, 39, pekerja swasta, warga Jalan Bantaran, Kota Malang. Ia diamankan dengan barang bukti yang cukup banyak. 

Yakni, satu poket ganja dengan berat 65,3 gram, setengah garis ganja dengan berat 53,9 gram, dengan total berat 119,2 gram.

Ada pula barang bukti satu linting ganja seberat 2,5 gram, satu bungkus plastik transparan ganja seberat 0,8 gram, satu bungkus sabu seberat 0,014 gram, 3000 butir pil koplo dobel L berwarna kuning, dan tujuh butir pil dobel L warna putih. Polisi juga mengamankan peralatan untuk jaringan narkotika.

Antara lain, dua timbangan elektrik, satu pak kertas papir merek RAW, seperangkat alat pengisap sabu, empat plastik klip ukuran kecil, satu pak sedotan putih, 10 buah korek api gas, serta satu handphone merek Samsung. 

Farid mengatakan, penangkapan berawal dari penyelidikan petugas polisi berpakaian preman di kawasan Singosari.

“Setelah memastikan informasi berdasarkan penyelidikan, kami melakukan penggerebekan, dan ternyata menemukan barang bukti yang cukup banyak, sampai saat ini kami masih melakukan pengembangan dan penggalian keterangan dari tersangka untuk jaringannya,” tandas mantan Kasubbag Humas Polres Malang itu.

Tersangka dijerat dengan tiga pasal. Yakni, pasal 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, junto pasal 112, junto pasal 197 dan atau 196 UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun.(fin/jon)
 


BERITA TERKAIT