Hadapi Perluasan Penyebaran Covid-19, Kepala Gugus Tugas Corona Ajak Semua Unsur Kolaborasi | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Hadapi Perluasan Penyebaran Covid-19, Kepala Gugus Tugas Corona Ajak Semua Unsur Kolaborasi

  • 28-03-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :150
Hadapi Perluasan Penyebaran Covid-19, Kepala Gugus Tugas Corona Ajak Semua Unsur Kolaborasi Kepala Gugus Tugas penanganan Covid-19 Doni Monardo

Klikapa.com -Kepala Gugus Tugas penanganan Covid-19 Doni Monardo mengajak seluruh pihak menggunakan metode kolaborasi pentahelix berbasis komunitas dalam penanganan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Pentahelix merupakan kerja sama antar lini di masyarakat.

Dia juga mengingatkan seluruh perangkat pemerintahan mulai tingkat Provinsi hingga RT/RW perlunya secara aktif di saat penyebaran virus Corona.

"Kami selalu mengajak seluruh pihak untuk menggunakan metode kolaborasi pentahelix berbasis komunitas dan ini kami sangat harapkan tidak hanya di pusat melainkan juga tingkat provinsi, tetapi juga menyentuh tingkat provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, kelurahan, desa, bahkan sampai RT RW," ucap Doni saat konferensi pers di gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (28/3).

Ia menekankan seluruh pihak tetap optimis dalam menghadapi virus Corona yang saat ini sudah mencapai seribu lebih kasus positif.

Doni menuturkan, angka kasus bisa turun jika seluruh pihak disiplin dalam melakukan segala protokol pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

"Kita bisa mengatasi ancaman virus ini manakala kita tetap menjaga, disiplin, dengan semangat gotong royong kita bisa bersama menangani Covid-19," ungkapnya.

Selain itu, dia mengucapkan terima kasih atas segala bantuan yang terus mengalir. Khususnya bantuan bagi tenaga medis, pekerja di rumah sakit seperti sopir ambulans, sopir mobil jenazah.

Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona sampai Sabtu (28/3/2020). Jumlahnya kini mencapai 1.155 orang kasus. Sementara itu korban meninggal dunia menjadi 102 orang, pasien sembuh menjadi 59 orang.
 


BERITA TERKAIT