Pemkot Surabaya Juga Lockdown Lokal Seperti Ini Caranya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pemkot Surabaya Juga Lockdown Lokal Seperti Ini Caranya

  • 27-03-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1542
Pemkot Surabaya Juga Lockdown Lokal Seperti Ini  Caranya Jalan Tunjungan Surabaya yang ditutup sebagai antisipasi cirus corona.ist)

Klikapa.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga menerapkan lockdown lokal. Sejumlah ruas jalan di ibu kota provinsi Jatim itu ditutup berdasarkan waktu yang telah ditetapkan.

Polrestabes Surabaya yang akan melakukan 'lockdown' lokal tersebut dengan menutup dua ruas jalan. Jika ada yang masih nekat melintas, polisi akan melakukan langkah persuasif hingga represif atau penindakan.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra mengatakan ada sejumlah petugas gabungan dari Satlantas Polrestabes Surabaya, Dishub Surabaya, Satpol PP hingga TNI yang akan melakukan penjagaan ketat. Agar, tak ada masyarakat atau kendaraan yang melintas.

Lockdown di Surabaya/

Kabar lockdown lokal ini segera menyeruak di media sosial. Imbauan yang terjadi dimedsos adalah 'tunda dulu yang ingin ke Surabaya'.

Penutupan dua ruas jalan itu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Dua ruas jalan itu Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo. Kedua jalan poros itu akan ditutup untuk kendaraan dan segala aktivitas masyarakat. Di kedua jalan ini akan menjadi kawasan Social Distancing.

Penutupan di Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo Surabaya ini berlaku mulai Jumat (27/3/2020) hingga Sabtu (28/3) pukul 19.00 WIB sampai 23.00 WIB. Jalan ini juga ditutup untuk kendaraan dan segala aktivitas masyarakat pada Sabtu (28/3) sampai Minggu (29/3) pukul 10.00 sampai 14.00 WIB.

Sementara saat ditutup bila masih ada warga yang memaksa melakukan aktivitas di jalanan tersebut, Teddy akan melakukan tindakan represif.

Lockdown di Surabaya/

Pertimbangan dua ruas jalan itu dilockdown lokal, karena jalan tersebut kerap menjadi tempat berkumpulnya masyarakat hingga menjadi tempat Car Free Day (CFD).

Teddy menyebut hal ini sengaja dilakukan mengingat Surabaya sudah menjadi zona merah penyebaran corona. Selain itu, jumlah penderita pun kian meningkat.

"Karena kan situasi saat ini sudah di ketahui bersama, saat ini adanya semakin hari semakin meningkat jumlah yang ODP. Dan ini juga sudah diketahui masyarakat, ini merupakan salah


BERITA TERKAIT