Presiden Jokowi Putuskan Tidak Ada Ujian Nasional Tahun ini | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Presiden Jokowi Putuskan Tidak Ada Ujian Nasional Tahun ini

  • 24-03-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :366
Presiden Jokowi Putuskan Tidak Ada Ujian Nasional Tahun ini Resmi Presiden Putuskan Meniadakan Ujian Nasional Sekolah Tahun ini.(ist)

Klikapa.com -Presiden Joko Widodo resmi memutuskan untuk meniadakan Ujian Nasional (UN) Tahun 2020 menyusul penyebaran virus corona (Covid-19). Keputusan itu diambil dalam rapat terbatas terkait pelaksanaan UN 2020, Selasa (24/3/2020) hari ini.

"Presiden Joko Widodo memutuskan meniadakan UN Tahun 2020 yang sebelumnya sudah ada kesepakatan UN dihapus mulai tahun 2021," kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman melalui keterangan tertulis, Selasa (24/3).

Fadjroel mengatakan keputusan membatalkan UN 2020 diambil sebagai respons merebaknya wabah virus corona. Pemerintah mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Di sisi lain, kata Fadjroel, peniadaan UN juga salah satu penerapan kebijakan social distancing atau yang kini disebut physical distancing untuk mencegah penyebaran virus corona.

Baca Juga: Ketua Komisi X DPR RI, Ujian Nasional 2020 Ditiadakan karena Corona

"UN ditiadakan untuk tingkat SMA atau setingkat Madrasah Aliyah, SMP atau setingkat Madrasah Tsanawiyah, dan Sekolah Dasar (SD) atau setingkat Madrasah Ibtidaiyah," ujarnya.

Sebelumnya, rencana meniadakan UN 2020 telah disampaikan oleh Komisi X DPR yang bermitra dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Rencana ini dilakukan berkenaan dengan pandemi Covid-19.

Sementara opsi pengganti UN sendiri masih dikaji oleh DPR dan pemerintah. Dari keterangan Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. keputusan ini diambil karena covid-19 diprediksi masih akan mewabah di Indonesia hingga April, waktu pelaksanaan UN.

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) juga telah mengusulkan kepada pemerintah agar UN tahun ajaran 2019/2020 dibatalka karena dampak dari wabah virus corona (Covid-19) yang penyebarannya sudah hampir ke seluruh provinsi Indonesia.
 


BERITA TERKAIT