Dua Bandit Motor asal Gadang dan Sukun Diringkus | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Dua Bandit Motor asal Gadang dan Sukun Diringkus

Dua Bandit Motor asal Gadang dan Sukun Diringkus Dua Curanmor saat ditngkap di Mapolsek Sukun

Klikapa.com -Dua bandit motor ditangkap Unit Reskrim Polsek Sukun. Mereka adalah Muhammad Mahdi Aroby, 27 warga Jalan Gadang, Kecamatan Sukun, dan Natanael Ricardo, 17 warga Jalan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Berdasarkan informasi, kedua pelaku melakukan curanmor ini telah melakukan di dua titik. Yakni di rumah kontrakan di Jalan Saxofone, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang dan di Jalan Galunggung, Kecamatan Klojen, Kota Malang. 

Penangkapan pelaku berhasil diungkap polisi setelah kedua korban yang sama-sama perempuan melaporkan peristiwa pencurian yang terjadi pada Jumat (14/2) dan Minggu (23/2) itu kepada polisi. 

Berbekal laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sukun dibantu Unit Timsus Polresta Malang Kota langsung melakukan penyelidikan. Setelah ditelusuri, pelaku akhirnya ditangkap pada Jumat (20/3) malam di sebuah warnet di kawasan Sawojajar tanpa perlawanan. 

Kedua pelaku beserta barang bukti berupa satu sepeda motor vario Nopol N 4963 JQ yang diduga sebagai barang curian dan motor Vario Nopol N 2759 ABD yang digunakan sebagai sarana langsung diamankan di Polsek Sukun. 

"Peran kedua pelaku ini berbeda, dimana pelaku NR bertindak sebagai joki sepeda motor. Sementara pelaku MMA bertindak sebagai eksekutornya," jelas Kapolsek Sukun, AKP Suyoto. 

Selain kedua pelaku, polisi juga masih melakukan pengejaran dengan tersangka A, yang diduga sebagai penadah. "Sampai saat ini, kami terus melakukan pengejaran," lanjut dia. 

Saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Sebab, selain mencuri sepeda motor, kedua pelaku juga diketahui sering mencuri HP dan laptop sebanyak dua kali. 

"Kami masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut atas kasus ini," jelas dia. 

Akibat perbuatannya, kedua pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.(tea/jon).
 


BERITA TERKAIT