Surat Wasiat Jadi Petunjuk Pasutri di Wagir Bunuh Diri | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Surat Wasiat Jadi Petunjuk Pasutri di Wagir Bunuh Diri

  • 10-03-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1248
Surat Wasiat Jadi Petunjuk Pasutri di Wagir Bunuh Diri Secarik kerta yang diduga wasita dari Pasutri yang bunuh diri di Wagir, Kabupaten Malang.

Klikapa.com -Dugaan kuat Pasutri meninggal secara bersamaan  di rumahnya di Dusun/Desa Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, karena bunuh diri. Meski polisi masih berusaha menyelidikinya, namun bukti kuat mereka mengakhiri hidupnya diketahui dari surat wasit yang diduga ditulis sang suami.

Pasurti Joko Waluyo, 43, dan istrinya yang bernama Yuli Irawati, 38, ditemukan tak bernyawa oleh anaknya. Sang ibu ditemukan dengan mulut berbusa di kamar tidur dan ayahnya, tergauntung tali bagian lehernya di ruang lain.

Polisi belum bisa memastikan keduanya. Meski indikasi kuat bunuh diri, namun belum ada kepastian karena menunggu hasil penyelidikan dan visum dokter.

“Kami masih terus mendalami kasus ini. Kalau suaminya, diduga tewas karena gantung diri karena ada bekas jeratan tali di lehernya. Tapi untuk yang istrinya hanya ada busa di sekitar mulut,” kata Kapolsek Wagir, AKP Sri Widyaningsih, Selasa (10/3/2020).

Suasana rumah duka, dan bentuk surat wasiat. (Istimewa/Humas Polres Malang).

Petugas saat menggali keterangan dari tetangga di sekitar rumah korban.(ist)

Wanita yang akrab disapa Widya ini menjelaskan, informasi di lapangan bisa jadi alasan bunuh diri lantaran keduanya akan bercerai. Sang suami disebut-sebut memiliki istri siri yang merupakan anggota PMI di Hongkong.

BACA JUGA: Ya Ampun, Pasutri Ditemukan Tewas di Rumahnya. Suami Tergantung Tali, Istrinya Mulut Berbusa di Kamar

“Sebenarnya proses percerainnya diketok palu hari ini. Mereka meninggalkan kedua anak kandung, dan satu anak tiri yang masih balita,” terang Widyaningsih yang akrab dipanggil Widya.

Lebih dari itu, Pasutri ini juga meninggalkan sepucuk surat wasiat. Dalam surat tersebut, sang suami meminta kepada salah satu anaknya untuk menjaga adik dan kakaknya. Juga berpesan ada uang di dompet bapaknya untuk keperluan makan hari ini.

“Yoga Nok Dompet e Bapak Ono Duit Kanggo Kepentingan Dino Iki Sepurane (Yoga, di dompetnya bapak ada uang untuk kepentingan hari ini Maaf). Sepurane le


BERITA TERKAIT