Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang Divonis 20 Tahun Penjara | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang Divonis 20 Tahun Penjara

  • 27-02-2020 penulis : suparijono
  • Editor :junaedi
  • dibaca :540
Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang Divonis 20 Tahun Penjara Terhukum Sugeng Santoso (rompi orange) usai sidang bersama petugas Kejaksaan.

Klikapa.com -Pelaku mutilasi  yang  potongan tubuh korbannya di buang di lantai tiga Pasar Besar Kota Malang,  Sugeng Santoso, divonis hukuman 20 tahun penjara oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Malang, Rabu (26/2/2020).

Sidang putusan Sugeng digelar di Ruang Sidang Kartika Pengadilan Negeri Malang. Sidang dimulai pada pukul 14.00 WIB. Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Dina Pelita Asmara, dan dua anggota hakim itu dengan agenda putusan.

Mendengar amar Majelis hakim itu, Sugeng Santoso nampak tidak reaksi. tatapnya juga datar. Hanya sekali ia nampak memindah pantatnya dari kursi pesakitan yang didudukinya.

Ia pun nampak tidak bisa bersikap atas amara putusan itu. Hanya tim penasehan hukumnya yang kemudian menyatakan pikir-pikir atas vonis kliennya itu.

Usai persidangan, Sugeng yang keluar ruangan sambil dirangkul petugas Kejaksaan terlihat tetap tenang.  Ia bahkan menyatakan puas dengan putusan itu.

"Saya puas," kata Sugeng dengan singkat kepada awak media.

Lain halnya dengan  tim kuasa hukumnya, mengaku akan melakukan upaya hukum lain yakni banding atas hukuman untuk kliennya.

"Dari kami akan berupaya untuk mengajukan upaya hukum banding. Secepatnya kami akan melakukannya. Pertimbangan hakim tidak lebih sama dengan uraian surat tuntutan Penuntut Umum yang tidak memberi pertimbangan yang cukup kepada kami," jelas Iwan Kuswardi Ketua Tim Kuasa Hukum Sugeng.

Kasus ini muncul sekiatar Mei 2019 lalu. Sugeng yang mengenal korban, kemudian mengejak ke lantai 3 Pasar Besar, Kota Malang yang memang sepi. Di tempat itu, Sugeng hendak melakukan hubungan suami istri dengan korban yang hingga saat ini tak diketahui identitasnya.

Namun saat itu korban sakit dan kelaminnya beraroma, sehigga membuat Sugeng kecewa. Dari itulah yang kemudian korban meninggal dan kemudaian dimutilasi oleh Sugeng. Tubuh korban Mrs X itu dipenggal menjadi beberapa bagian. 
 


BERITA TERKAIT