Tembak Pencuri Cabai di Kebunya, Pemilik Lahan Diamankan Polisi | Berita Terbaru Hari ini

Close

Tembak Pencuri Cabai di Kebunya, Pemilik Lahan Diamankan Polisi

  • 2020-02-20 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :744
Tembak Pencuri Cabai di Kebunya, Pemilik Lahan Diamankan Polisi Polisi dibantu warga saat mengevakuasi pencuri cabai yang ditembak mati pemilik ladang.(agung)

Klikapa.com -Jasad manusia yang ditemukan di ladang cabai Dusun Lasah, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Rabu (19/2) lalu diungkap polisi sebagai korban pembunuhan. 


Korban adalah Faisol Amir, 37, warga setempat, diketahui tewas dengan luka tembak di leher. Selain sebagai korban, Faisol diduga pelaku pencurian cabai.


Jenazah korban setelah dievakuasi, saat itu langsung dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk otopsi. 


Sementara, Tubi, 74, warga sekitar sekaligus pemilik lahan diamankan polisi. Dia yang dituduh penembak Faisol menggunakan senapan angin.


“Kasusnya langsung ditangani Satreskrim Polres Malang. Mungkin bisa langsung konfirmasi ke Polres Malang,” ujar Kapolsek Karangploso, AKP Effendy Budi Wibowo, Kamis (20/2/2020).


Informasinya, Selasa (18/2) sekitar pukul 19.30, Tubi menuju ladang jambu miliknya dengan membawa senapa angin. Senjata itu sedianya digunakan untuk berburu kelelawar yang makan buah jambu.


Ketika melintas ladang cabai milik menantunya yang berdekatan dengan ladang jambu, Tubi melihat ada bayangan manusia sedang merunduk. Lantaran beberapa hari sering terjadi pencurian cabai, tanpa berpikir panjang Tubi menembak bayangan manusia tersebut.


Setelah menembak dan tepat sasaran, Tubi lalu pulang. Dia memberitahu Nadak, menantunya tentang apa yang dilihat di ladang cabai. Setelah itu bersama menantunya, Tubi menuju ladang cabai untuk mengecek. 

Benar saja ditemukan dua tas dan dua sarung yang sudah berisi cabai rawit, yang kemudian dibawa pulang.


Keesokan harinya sekitar pukul 09.00, Tubi pergi ke ladang untuk kembali mengecek. Saat itulah ia menemukan mayat manusia di ladangnya. Tubi lantas memberitahu menantunya yang kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan Polsek Karangploso. Polisi lantas melakukan olah TKP dan evakuasi jenazah korban.


“Korban meninggal dunia akibat luka di leher sebelah kiri. Juga ada peluru gotri yang masuk ke dalam paru-parunya. Sementara untuk barang bukti yang diamankan, sepucuk senapan angin, sebungkus gotri dan satu


BERITA TERKAIT