Pelaku Pembuang Bayi di Wonosari Ternyata Ibunya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pelaku Pembuang Bayi di Wonosari Ternyata Ibunya

  • 2020-02-18
  • Editor :junaedi
  • dibaca :786
Pelaku Pembuang Bayi di Wonosari Ternyata Ibunya Tersangka pembuang bayi yang tidak lain adalah SCP ibu bayi laki-laki yang ditemukan warga.(ist)

Klikapa.com -Polisi berhasil mengungkap pelaku pembuangan bayi di Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Dia dalah seorang remaja berusia 18 tahun berinisal SCP, Selasa (18/2). 


SCP yang merupakan warga sekitar, dijemput petugas di rumahnya. Kebetulan rumah SCP dengan lokasi pembuangan bayi hanya berjarak sekitar 1 meter. 


Setelah ada pengakuan dari pelaku, polisi pun menyerahkan pelaku dan barang buktinya, Petugas Polsek Wowosari segera melimpahkan kasusnya ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang.


“Mengingat pelakunya perempuan, kasusnya langsung kami limpahkan ke UPPA Polres Malang. Penjemputan pelaku di rumahnya, juga langsung di dampingi Kanit PPA,” ujar Kapolsek Wonosari, AKP Edi Purnama.

Bayi malang yang dibuang ibunya dan berhasil diselamatkan warga dan sedang dalam perawatan salah seorang bidan.

 

Menurut Edi, pengungkapan kasus pembuangan bayi ini berawal dari pendalaman kasusnya. Polisi mencurigai bahwa pelaku pembuangan bayi berdomisi tidak jauh dari lokasi penemuan. Hasil penyelidikan, kecurigaan petugas mengarah kepada SCP.  


SCP merupakan saksi yang kali pertama menemukan bayi tersebut. Polisi mencurigainya lantaran ketika diminta keterangan, pernyataan yang disampaikan selalu berubah-ubah. Selain itu, ketika berjalan SCP juga terlihat tertatih. Termasuk diketahui mengalami pendarahan.


Dari kecurigaan itulah, petugas membawa SCP ke salah satu bidan desa untuk diperiksa. Diketahui memang ada luka robek bekas seperti orang melahirkan. Berangkat dari hasil keterangan bidan inilah, polisi meyakini bahwa SCP adalah pelakunya.


“Sebelumnya dia (SCP) tidak mengaku. Bahkan ngotot kalau pelaku pembuangan bayi bukan dirinya. Termasuk pendarahan yang dialaminya, dikatakan kalau dia datang bulan. Namun setelah kami periksakan ke bidan desa, dia baru mengakuinya,” jelas mantan KBO Satlantas Polres Malang ini.


Sebelumnya, Senin (17/2) dini hari warga sekitar Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, geger dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki. Bayi tak berdosa itu, ditemukan


BERITA TERKAIT