Pabrik Sabu di Perumahan Elit Taman Dayu Dibongkar | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pabrik Sabu di Perumahan Elit Taman Dayu Dibongkar

  • 2020-02-17
  • Editor :junaedi
  • dibaca :774
Pabrik Sabu di Perumahan Elit Taman Dayu Dibongkar Polisi saat mengumpulkan sejumlah barang bukti di perumahan yang digunakan menjadi pabrik Sabu(dok.deticom)

Klikapa.com -Polres Pasuruan Jawa Timur Bongkar pabrik sabu di Perumahan Alam Sejahtera 45, Taman Dayu, Desa Ketan Ireng, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Pabrik di kawasan perumahan elit ini disebut-sebut mampu memproduksi 1 kilogram sabu setiap bulannya.

"Produksi dari pabrik ini, sekali produksi mereka 100-200 gram. Proses produksinya itu antara dua sampai tiga hari. Jadi bisa dibayangkan dalam satu bulan mereka minimal ada satu kilo yang diproduksi," kata Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Rifto Himawan saat berada di lokasi rumah dikontrak yang  dijadikan pabrik sabu, Senin (17/2/2020).

Menurut Rofiq, penggerebekan rumah dilakukan Senin (10/2) sekitar pukul 05.00 WIB. Penggerebekan bermula dari pengembangan penangkapan pengguna sabu sekaligus bandar dua hari sebelumya.

Dari penggerebekan ini total 7 orang tersangka diamankan. Mereka terdiri dari 4 pengedar, 1 penyuplai bahan dan 2 pembuat sabu. Selain itu berbagai jenis prekursor dan peralatan juga diamankan. Sabu Siap edar seberat 20,39 gram juga disita polisi.

Menurutnya, pabrik narkotika ini setidaknya sudah lima bulan beroperasi. Namun tidak dirincinya sudah berapa banyak hasil dari pabrik ini.

yang pasti ia menyebutkan jika Jika kecepatan produksi pabrik rumah ini terus ditambah, pabrik ini bisa memproduksi lebih banyak sabu.

"Misal speed mereka ditambah bisa lebih banyak lagi," terang Rofiq.

Para tersangka, diketahui sudah mengontrak rumah di hunian tersebut sejak Oktober 2019. Rumah tersebut sengaja dibuat untuk memproduksi sabu.

"Nah kegiatan ini berlangsung berapa bulan masih kita pastikan. Terus hasil yang mereka dapatkan berapa banyak juga masih kita sidik," tandasnya.

"Hasil penyidikan kami, rumah ini dikontrak dari bulan Oktober 2019. Sudah 5 mau masuk enam bulan," terangnya.

Menurut Rofiq, rumah itu sengaja disewa untuk kegiatan memproduksi sabu. Semua peralatan membuat sabu bahan dan zat pembuatan sabu atau prekursor diolah menjadi sabu di rumah tersebut.

"Tersangka merencanakan kegiatan dari sejak menyewa rumah. Rumah itu digunakan kegiatan untuk


BERITA TERKAIT